Panik Gempa M7,7, Turis Labuan Bajo Keluar Hotel Pakai Handuk

Sedang Trending 52 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah turis di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berceceran keluar hotel setelah gempa bumi mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026) awal hari.

Gempa awal tercatat terjadi pada pukul 04.58 WIB. Berdasarkan info pemutakhiran BMKG, gempa tersebut berkekuatan M7,7 dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

Getaran gempa dirasakan hingga Labuan Bajo. Kondisi tersebut membikin sejumlah penduduk dan turis, baik lokal maupun mancanegara, panik dan berceceran keluar bilik hotel.

Seorang penduduk Labuan Bajo, Geciuo, mengatakan kondisi di wilayah tersebut terdampak cukup parah.

"Parah," kata Geciuo saat berbincang dengan Liputan6.com, Sabtu (15/8/2026).

Dalam video nan diperoleh Liputan6.com, terlihat para tamu di salah satu hotel di Labuan Bajo keluar menuju titik evakuasi. Sebagian apalagi membawa barang-barangnya menggunakan koper. Terlihat pula sejumlah turis nan tetap mengenakan handuk.

Guncangan gempa tidak hanya membikin penduduk panik, tetapi juga berakibat pada sejumlah bangunan. Beberapa bagian tembok terlihat retak, apalagi terdapat bagian gedung nan ambruk.

BMKG mencatat gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB. Pusat gempa berada di sekitar koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur dengan kedalaman 15 kilometer.

BMKG kemudian memperbarui info mengenai gempa tersebut dan mencatat adanya tsunami nan terdeteksi di sejumlah wilayah, termasuk Labuan Bajo. Tsunami di Labuan Bajo tercatat mencapai 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita