Minggu siang ini, suhu di Makkah mencapai titik nan ekstrem; mencapai 43 derajat celsius. Kementerian Haji dan Umrah mengimbau jemaah Indonesia tak beraktivitas terlalu berat siang ini.
Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff, menyampaikan pihaknya terus memberikan imbauan secara berkala kepada jemaah agar dapat mengatur waktu aktivitas, khususnya dalam pergerakan menuju dan dari letak ibadah, guna menghindari paparan panas berlebih di siang hari.
“Kami terus mengimbau jemaah untuk mengatur waktu keberangkatan ke Masjidil Haram dengan baik, mengatasi cuaca panas dengan perangkat pelindung diri,” tutur Maria dalam konvensi pers, Minggu (3/5).
Jemaah disarankan, banyak minum air putih, serta menghindari aktivitas berat pada siang hari di Masjidil Haram.
Ia juga menegaskan pentingnya jemaah segera melapor kepada petugas andaikan mengalami gangguan kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Menurutnya, langkah ini krusial agar penanganan medis dapat dilakukan dengan sigap dan tepat.
Lebih lanjut, Maria menegaskan pemerintah terus berkomitmen menghadirkan jasa haji nan aman, nyaman, dan ahli bagi seluruh jemaah. Ia juga membujuk jemaah untuk menjaga ketertiban, mematuhi pengarahan petugas, serta tetap konsentrasi menjalankan ibadah dengan tenang dan khusyuk.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·