Orangutan Jennifer dan Hayato Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang di Tobe Zoo

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Orangutan Jennifer dan Hayato Jadi Simbol Persahabatan Indonesia-Jepang di Tobe Zoo Jennifer, orangutan Kalimantan betina nan didatangkan dari Taman Safari Indonesia melalui International Collaborative Breeding Loan Program, diperkenalkan kepada masyarakat Jepang di Tobe Zoo, Prefektur Ehime, Jepang, Sabtu (6/6/2026).(ANTARA/HO-KBRI Tokyo)

ORANGUTAN Kalimantan berjulukan Jennifer dan Hayato resmi diperkenalkan kepada masyarakat Jepang di Tobe Zoo, Prefektur Ehime, Sabtu (6/6). Kehadiran kedua primata ini bukan sekadar daya tarik wisata, melainkan simbol kuat kerja sama strategis Indonesia dan Jepang dalam melindungi jenis nan terancam punah.

Jennifer, orangutan betina nan didatangkan langsung dari Taman Safari Indonesia, merupakan bagian dari International Collaborative Breeding Loan Program. Sementara itu, Hayato adalah orangutan jantan nan lahir di Jepang.

Duta Besar Indonesia untuk Jepang, Nurmala Kartini P. Sjahrir, menegaskan bahwa program ini adalah bukti nyata kerjasama internasional dalam mendukung upaya konservasi. "Kegiatan ini menjadi simbol kerja sama konservasi satwa liar kedua negara, sekaligus mempererat persahabatan melalui edukasi lingkungan dan pengenalan keanekaragaman hayati Indonesia," ujar Dubes Kartini dalam sambutan nan dibacakan Atase Kehutanan KBRI Tokyo, Ima Yudin Rayaningtyas, Minggu (7/6).

Status Konservasi: Orangutan Kalimantan saat ini berstatus Critically Endangered (Sangat Terancam Punah) berasas IUCN Red List. Kerja sama ex-situ seperti di Tobe Zoo menjadi krusial untuk menjaga kelestarian populasi global.

Gubernur Prefektur Ehime, Tokihiro Nakamura, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Indonesia dan Taman Safari Indonesia. Ia berkomitmen untuk memastikan Jennifer mendapatkan perawatan terbaik agar dapat beradaptasi dengan Hayato.

“Kami berambisi Jennifer dan Hayato dapat hidup sehat dan pada saatnya kelak berkontribusi pada keberhasilan pengembangbiakan orangutan,” kata Nakamura.

Senada dengan Gubernur, Direktur Tobe Zoo Takaaki Ikeda memastikan pihaknya bakal memantau secara ketat kesehatan dan kesejahteraan satwa tersebut sesuai prinsip animal welfare. Proses panjang mulai dari perizinan, pemeriksaan kesehatan, hingga transportasi lintas negara telah dilakukan secara jeli untuk memastikan keselamatan Jennifer.

Melalui kehadiran Jennifer dan Hayato, masyarakat Jepang diharapkan dapat lebih mengenal kekayaan alam Indonesia sekaligus membangun kesadaran kolektif bakal pentingnya menjaga ekosistem dunia nan berkelanjutan. (Ant/H-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia