Operasi Senyap Badai Kasuari, Ini Kronologi Lengkap TNI Rebut Senjata Caracal yang Dirampas KKB

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Fahmi Firdaus , Jurnalis-Minggu, 18 Oktober 2026 |13:39 WIB

Operasi Senyap Badai Kasuari, Ini Kronologi Lengkap TNI Rebut Senjata Caracal nan Dirampas KKB

Kronologi Lengkap TNI Rebut Senjata Caracal nan Dirampas KKB

MAYBRAT – Tim campuran Operasi Badai Kasuari sukses menemukan satu pucuk senjata laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi milik Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir. Senjata api ini sebelumnya dirampas KKB dalam penyerangan pos militer di Kampung Sory, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya.

Senjata Caracal tersebut ditemukan dalam operasi campuran di sekitar Goa Ayata alias menara BTS Ayata. Operasi ini melibatkan personel Satgas Pamtas RI-PNG Mobile Yonif 9 Marinir, Denkul 4/Rajawali V Satgas Yonif 411/Pandawa/6/2 Kostrad, serta Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan 764/IB.

Danrem 181/PVT Brigjen TNI Slamet Riadi mengatakan, penemuan senjata tersebut berasal dari info nan diperoleh setelah sejumlah tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM)/KKB menyerahkan diri kepada Kodim 1809/Maybrat.

Keterangan mereka kemudian ditindaklanjuti dengan operasi pencarian di sejumlah letak nan diduga menjadi tempat penyimpanan senjata.

“Keberhasilan operasi ini merupakan tindak lanjut dari penyerahan 2 tokoh OPM ke Kodim 1809/Maybrat, Anton Fatem (Danyon Ayosami) dan Yesias Fatem (Danyon Mosata), serta Zakarias Fatem (Wapang Kodap IV/Soraya),” ujar Danrem, dikutip, Minggu (18/10/2026).

Seluruh personel mengikuti pengarahan di Pos Kotis Susumuk untuk membagi sektor pencarian dan menentukan sasaran operasi.

Tim Gabungan Sektor Alfa kemudian menemukan senjata Caracal beserta amunisinya pada pukul 12.25 WIT, dengan Anton Fatem turut mendampingi personel di lapangan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari

Follow

Berita Terkait

Telusuri buletin news lainnya

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑