Kebakaran rimba di Spanyol memaksa lebih dari 10.000 penduduk mengungsi. Pemerintah menetapkan darurat nasional saat api menakut-nakuti permukiman di sekitar Madrid.
Seseorang berlari menyelamatkan diri ketika kobaran api menjalar di pegunungan Navaluenga, Avila, Spanyol, Kamis (23/7/2026). Kebakaran rimba nan terus meluas di wilayah tengah Spanyol memaksa ribuan penduduk mengungsi setelah api mendekati area permukiman. Penduduk di Kota Pelayos de la Presa terpaksa meninggalkan rumah mereka demi menghindari ancaman kobaran nan terus bergerak. (REUTERS/Ana Beltran)
Pemerintah Spanyol pada Kamis malam menetapkan status darurat nasional menyusul serangkaian kebakaran rimba nan menakut-nakuti sejumlah organisasi di sekitar Madrid serta provinsi Avila nan berdekatan. (REUTERS/Ana Beltran)
Pemerintah wilayah melaporkan lebih dari 10.000 orang telah dievakuasi dari Villa del Prado, San Martin de Valdeiglesias, Pelayos de la Presa, dan Aldea del Fresno sebagai langkah pencegahan demi keselamatan warga. (REUTERS/Violeta Santos Moura)
Kementerian Dalam Negeri Spanyol menyatakan keputusan menetapkan darurat nasional diambil lantaran beberapa kebakaran terjadi secara berbarengan di beragam lokasi. (REUTERS/Ana Beltran)
Situasi tersebut diperparah oleh kondisi cuaca nan tidak mendukung sehingga meningkatkan akibat penyebaran api. (REUTERS/Ana Beltran)
Menurut kementerian, kondisi itu juga menuntut pengerahan sumber daya dalam skala besar dari beragam lembaga pemerintah untuk mendukung operasi pemadaman kebakaran dan perlindungan masyarakat. (REUTERS/Ana Beltran)
Hingga kini, petugas pemadam kebakaran tetap berupaya mengendalikan kobaran api di sejumlah titik, sementara proses pemindahan dan penanganan darurat terus dilakukan guna mencegah jatuhnya korban di wilayah terdampak. (REUTERS/Ana Beltran)
source on Google
16 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·