Ngeri! Ekspor Singapura Tiba-Tiba Melesat 68,4%, Berkat Ini

Sedang Trending 2 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekspor domestik non-minyak (NODX) Singapura dilaporkan melonjak tajam sebesar 68,4% secara tahunan (year-on-year) pada bulan September. Kenaikan impresif ini sukses memperpanjang tren pertumbuhan positif sebesar 46,1% nan sebelumnya telah tercatat pada bulan Agustus.

Mengutip Channel News Asia, Jumat (16/10/2026), info terbaru tersebut secara resmi dirilis oleh lembaga Enterprise Singapore (EnterpriseSG). Secara keseluruhan, peningkatan ekspor ini pada awalnya sangat didorong oleh sektor non-elektronik, nan utamanya disebabkan oleh besarnya volume ekspor struktur kapal dan perahu.

"Secara keseluruhan, NODX Singapura naik sebesar 27,6% dalam sembilan bulan pertama tahun 2026," papar perwakilan EnterpriseSG.

Di sektor teknologi, NODX elektronik sukses meroket sangat tajam hingga menyentuh nomor 107,6%. Sektor ini diuntungkan oleh kuatnya permintaan dunia mengenai kepintaran buatan (AI) serta didorong secara unik oleh pengiriman produk media disk, sirkuit terpadu (IC), dan komputer pribadi. Lonjakan dahsyat ini menyusul rekor kenaikan sebesar 131,6% nan terjadi pada bulan Agustus lalu.

Sementara itu, NODX non-elektronik tercatat tumbuh mantap sebesar 54,2%, mengalami percepatan nan cukup signifikan dibandingkan dengan peningkatan 11,9% pada bulan sebelumnya. Secara regional, NODX ke sebagian besar pasar utama Singapura juga mengalami ekspansi secara serentak pada bulan September.

Ekspor menuju pasar Hong Kong melesat 112,1% secara tahunan nan ditopang kuat oleh pengiriman emas non-moneter, IC, dan mesin-mesin khusus. Pengiriman ke Taiwan juga terpantau meningkat pesat sebesar 96,9%, sementara ekspor ke pasar Amerika Serikat sukses tumbuh subur di level 73,2%. Meski kebanyakan mitra jual beli mencetak rapor hijau, terdapat satu pasar utama nan justru mengalami kontraksi.

"Ekspor ke India turun 5,6%, membalikkan peningkatan sebesar 23,6% di bulan Agustus," pungkasnya.

(tps/tps) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑