Muslihat Daster dan Kerudung Bunga

Sedang Trending 44 menit yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Sukiwan dan Ari Ardiansyah, dua laki-laki tulen ini tiba-tiba memutuskan mengenakan daster dan kerudung. Berbekal duit di kantong, dua sekawan dari Kecamatan Sako, Kota Palembang ini berangkat ke pasar untuk membeli busana nan lazim dikenakan wanita itu.

Setelah puas melihat-lihat pajangan di salah satu toko, daster hijau army dan ungu bermotif kembang dipilih. Tidak susah bagi keduanya memilih ukuran nan pas, terlebih tubuh Sukiwan dan Ari kecil.

Kerudung bergo bermotif kembang berkelir hitam dan biru turut dibeli untuk melengkapi penyamaran. Soal padu padan warna, agaknya bukan perkara utama bagi keduanya.

Pakaian itu bukan dibeli untuk dikenakan sehari-hari. Ada tujuan lain di kembali shopping sederhana: menyamarkan identitas sebelum menjalankan pencurian.

Pada 5 Juli 2026 lalu, Sukiwan dan Ari mengenakan busana tersebut untuk membobol rumah. Ironisnya, sasaran mereka adalah tetangga sendiri.

Keduanya mengendap saat pemilik rumah mimpi indah. Sukiwan dan Ari mengerti situasi di dalam rumah dan kebiasaan tetangganya lantaran memang sering main di sana.

Sejumlah peralatan berbobot dibawa kabur. Uang, tas, dan dompet menjadi bagian dari hasil pencurian tersebut. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 50 juta.

Namun, penyamaran nan mereka siapkan rupanya tidak cukup sempurna. Polisi kemudian menangkap Sukiwan dan Ari di kediaman masing-masing. Keduanya diketahui merupakan residivis kasus pencurian dan sebelumnya pernah menjalani penahanan.

Kapolsek Sako Kompol Makmun mengatakan penggunaan busana wanita sebagai modus penyamaran baru dilakukan keduanya dalam tindakan kali ini. Menurut dia, keduanya kemungkinan cemas dikenali lantaran pernah berada di sekitar letak nan menjadi sasaran.

“Berkemungkinan dia ini takut lantaran sering pernah main juga ke letak tempat nan dicurinya. Mereka ini juga sebelumnya sudah pernah dilakukan penahanan,” kata Makmun.

Pakaian nan semula diharapkan menjadi penyamaran justru akhirnya menjadi bagian dari cerita penangkapan mereka. Daster dan kerudung itu memang sempat mengubah penampilan Sukiwan dan Ari, tetapi tidak cukup untuk mengubah realita bahwa keduanya adalah pelaku pencurian.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita