MPR Gelar Pameran Arsip Sejarah Konstitusi, Kenang Peran Sumitro Ayah Prabowo

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Ketua MPR RI Ahmad Muzani menggelar pameran arsip sejarah dalam rangka memperingati HUT MPR dan Hari Konstitusi. Salah satu arsip nan ditampilkan mengenai peran ayah dari Presiden Prabowo Subianto, Sumitro Djojohadikusumo, dalam membangun Indonesia.

"Kami atas nama Pimpinan Majelis menyampaikan terima kasih atas kerja keras Ibu Diah (Rieke Diah Pitaloka) sejak tahun 2013 sampai sekarang, kemudian di-support, didukung oleh teman-teman dari Bappenas dan teman-teman Arsip Nasional Indonesia. Ini adalah sebuah kerjasama nan cukup berfaedah bagi ingatan kita tentang masa silam Indonesia nan betul-betul dipikirkan dengan sungguh-sungguh," kata Muzani dalam aktivitas pameran di Nusantara IV, DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).

Muzani mengatakan dari arsip-arsip nan ditampilkan tergambar peran Sumitro dalam merancang pembangunan di Tanah Air.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari arsip inilah kita tahu bahwa rupanya sejak tahun '51, rancang bangun Republik Indonesia sudah dirancang menjadi sebuah negara industri oleh Pak Sumitro nan ketika itu menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan dalam Kabinet Natsir," ucapnya.

Selain itu, Muzani memandang arsip nan ditampilkan juga menggambarkan gimana Indonesia memang dibangun untuk menjadi bangsa nan mandiri. Menurutnya, kemandirian juga pandangan Presiden RI pertama, Sukarno.

"Kita bukan sekadar mau menjadi sebuah negara nan merdeka, tapi kita mau menjadi sebuah negara nan berdikari di bagian ekonomi, berdikari di bagian politik, berdikari di bagian kebudayaan, dan itulah nan acapkali juga diingatkan oleh Bung Karno dalam Trisakti," ujarnya.

Karena itu, Muzani menyebut sudah selayaknya Indonesia berterima kasih atas peran para pendiri bangsa. Tugas generasi saat ini, kata dia, hanya tinggal meneruskan.

"Para pendiri bangsa kita melakukan ini dengan sungguh-sungguh, dan nan hari ini dipamerkan di Senayan adalah bukti bahwa kita kudu berterima kasih kepada mereka atas kesungguhan itu. nan kita kerjakan adalah upaya untuk meneruskan dari pola dan langkah pemikiran mereka nan sudah dilakukan sejak awal kita merdeka," imbuhnya.

(maa/fas)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑