Adnan (63), seorang pemimpin di Masjid Baiturrahman, Rangkapan Jaya, Depok, meninggal bumi saat memimpin Salat Subuh pada Senin (20/4). Peristiwa ini terjadi di rakaat kedua.
Situasi nan awalnya intens mendadak berubah jadi kepanikan setelah Adnan tiba-tiba terjatuh menjelang sujud kedua.
"Salat itu seperti biasa, setelah pembacaan angan qunut. Saat bangun dari sujud pertama dan hendak sujud kedua, kondisi badan beliau sudah miring," ujar Ketua DKM Masjid Baitur Rahman, Herman, menjelaskan kondisi korban saat kejadian, Selasa (21/4).
Setelah itu, posisi pemimpin langsung digantikan oleh makmum nan ada di belakangnya.
"Dari situ, posisi pemimpin langsung diambil alih oleh Pak Haji Heri untuk menyelesaikan salat hingga salam, baru kemudian beliau ditolong," tambahnya.
Para jemaah dengan sigap memberikan pertolongan dan segera membawa almarhum ke klinik terdekat.
"Langsung ada pertolongan, memanggil master dari klinik terdekat agar segera mendapatkan penanganan. Ada master dan dua tenaga perawat," jelasnya.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tenaga medis, almarhum dinyatakan telah meninggal dunia. Para jemaah mengenal beliau sebagai sosok teladan nan aktif dalam aktivitas ibadah. Ia pribadi mengaku kehilangan.
"Merasa kehilangan jemaah saya dan plus pemimpin saya, begitu sigap dipanggil, walaupun kita tidak bisa nahan ya. Beliau adalah sosok nan pendiam dan menjadi tauladan dalam mesjid. Dia selalu di depan salatnya," ungkap Herman mengenang sosok Adnan.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·