Prabowo memimpin rapat KSSK guna memperkuat stabilitas sistem keuangan.
Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat berbareng jejeran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (27/7/2026), guna memperkuat koordinasi antarotoritas dalam menjaga stabilitas sistem finansial nasional di tengah dinamika perekonomian global. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Dalam rapat tersebut, KSSK yang terdiri dari Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bakal berkoordinasi erat menjaga ketahanan ekonomi nasional. Rapat itu apalagi turut dihadir Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad hingga CEO BPI Danantara Roeslan Perkasa Roeslani. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Dalam rapat KSSK plus ketua DPR dan Danantara itu, Bank Indonesia nan sekarang dipimpin pejabat sementara (Pjs) Gubernur BI Destry Damayanti juga menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui beragam instrumen kebijakan. Upaya tersebut mencakup intervensi di pasar finansial serta penerapan kebijakan makroprudensial nan tetap mendukung pertumbuhan ekonomi. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Selain itu, bank sentral bakal melanjutkan beragam langkah untuk mendorong masuknya aliran modal asing. Salah satu strategi nan ditempuh adalah memberikan insentif melalui penurunan biaya lindung nilai (hedging), sehingga diharapkan dapat meningkatkan daya tarik investasi di pasar finansial domestik. (Instagram/sekretariat.kabinet)
Melalui penguatan koordinasi KSSK nan dipimpin langsung Presiden Prabowo, pemerintah menegaskan komitmennya menjaga stabilitas sistem finansial sebagai fondasi krusial untuk memperkuat kepercayaan pasar, meningkatkan ketahanan ekonomi nasional, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nan berkelanjutan. (Instagram/sekretariat.kabinet)
source on Google
19 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·