Jakarta, CNBC Indonesia - Peta persaingan industri otomotif nasional mulai berubah. Di saat sejumlah diler merek Jepang berguguran, pemain asal China justru tancap gas memperluas jaringan. Terbaru, salah satu jaringan diler Honda di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan resmi menghentikan operasionalnya.
Berdasarkan pantauan CNBC Indonesia beberapa waktu lalu, letak tersebut tengah direnovasi dan bakal beranjak menjadi diler Jaecoo, ditandai dengan spanduk bertuliskan "Jaecoo, Coming Soon, Stay Tuned!".
Fenomena ini mencerminkan dinamika baru di industri otomotif Tanah Air. Di satu sisi, prinsipal Jepang mulai menyesuaikan strategi dengan menitikberatkan kualitas jaringan dibanding ekspansi agresif. Di sisi lain, merek China justru memandang kesempatan besar untuk memperluas penetrasi pasar melalui penambahan diler secara masif.
Di tengah kondisi tersebut, Chery menjadi salah satu pemain nan cukup agresif. Vice Country Director Chery Business Unit, Budi Darmawan Jantania, mengungkapkan rencana ekspansi jaringan diler nan cukup ambisius dalam waktu dekat.
"Ke depan, Chery bakal terus memperluas jaringan dealernya secara berjenjang di beragam wilayah Indonesia. Secara nasional, Chery menargetkan total sekitar 120 dealer hingga akhir 2026, sebagai bagian dari upaya memperkuat akses jasa dan menjangkau lebih banyak konsumen," kata Budi.
Strategi ini menunjukkan, pabrikan China tidak sekadar mengejar penjualan, tetapi juga membangun fondasi jasa nan lebih luas. Dengan jaringan nan semakin banyak, akses konsumen terhadap produk hingga jasa purnajual diharapkan semakin mudah. Ini sekaligus menjadi senjata krusial untuk bersaing dengan merek-merek lama nan sudah lebih dulu mengakar.
"Ekspansi ini tidak hanya difokuskan di kota-kota besar seperti Jabodetabek, tetapi juga mulai menjangkau kota-kota dengan pertumbuhan pasar nan kuat di beragam daerah, termasuk wilayah Indonesia bagian barat, tengah, dan timur," kata Budi.
Langkah tersebut menandakan perubahan pendekatan pasar nan lebih merata. Jika sebelumnya ekspansi banyak terkonsentrasi di kota besar, sekarang produsen mulai melirik kota lapis kedua dan ketiga nan pertumbuhannya dinilai menjanjikan. Hal ini juga mencerminkan meningkatnya daya beli dan minat masyarakat di wilayah terhadap kendaraan baru.
"Dengan pendekatan tersebut, Chery mau memastikan konsumen di beragam wilayah dapat mempunyai akses nan lebih mudah, baik untuk pembelian kendaraan maupun jasa purnajual nan terintegrasi,' sebut Budi.
Ekspansi garang merek China ini menjadi kontras dengan strategi beberapa pabrikan Jepang nan sekarang lebih selektif dalam mengelola jaringan. Di tengah persaingan harga, teknologi, dan layanan, jaringan diler tetap menjadi kunci utama untuk memenangkan hati konsumen Indonesia.
Honda Sebut Perubahan Wajar
Dari pabrikan Jepang, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengklaim, perubahan jaringan dealer merupakan perihal nan wajar dalam industri otomotif nan terus bergerak dinamis.
"Kami memahami bahwa penyesuaian jaringan dealer merupakan bagian dari dinamika industri otomotif nan terus berubah. Bagi Honda, nan terpenting adalah memastikan setiap konsumen tetap mendapatkan jasa nan mudah diakses, cepat, dan dapat diandalkan," ujar Billy kepada CNBC Indonesia, dikutip Jumat (17/4/2026).
Di tengah berita sejumlah dealer nan menghentikan operasional, Honda justru mengubah pendekatan. Alih-alih mengejar jumlah jaringan semata, perusahaan sekarang lebih menekankan pada kualitas jasa dan efektivitas jangkauan di tiap wilayah.
"Seperti sudah kami sampaikan sebelumnya, konsentrasi kami tidak hanya pada jumlah dealer, tetapi pada kualitas jaringan dan efektivitas coverage di setiap area. Kami mau memastikan bahwa setiap jaringan dealer nan ada tetap kuat, relevan, dan bisa memberikan jasa secara optimal kepada konsumen," katanya.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Honda untuk tetap kompetitif di tengah gempuran pemain baru, khususnya dari merek-merek China nan garang menawarkan nilai dan teknologi.
Seiring dengan itu, ekspansi tetap dilakukan secara selektif di wilayah nan dinilai tetap mempunyai potensi pertumbuhan pasar.
"Sejalan dengan perihal tersebut, Honda juga terus melakukan pengembangan jaringan di area nan tetap mempunyai potensi, termasuk melalui pembukaan beberapa dealer di wilayah baru dan melengkapi akomodasi di dealer nan sudah ada, sesuai dengan populasi dan kebutuhan konsumen Honda nan terus berkembang," jelas Billy.
(dce)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·