Merangin usulkan peningkatan prasarana pertanian ke Kementan.
, MERANGIN, – Pemerintah Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, mengusulkan peningkatan prasarana pertanian, termasuk perbaikan irigasi, cetak sawah, dan pembangunan embung, kepada Kementerian Pertanian. Usulan ini bermaksud untuk meningkatkan sektor pangan dan mengantisipasi kekeringan di wilayah tersebut.
Bupati Merangin, Muhammad Syukur, menyatakan bahwa Menteri Pertanian mendukung upaya ini dan mendorong wilayah untuk memaksimalkan anggaran nan tersedia. Jika diperlukan, wilayah dapat mengusulkan usulan tambahan.
Menurut Syukur, rehabilitasi jaringan irigasi tersier (RJIT) menjadi prioritas untuk menjaga produktivitas lahan sawah. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan air dan mengurangi akibat kekeringan ekstrem nan diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Pemkab Merangin juga mengusulkan pembangunan saluran pompa air dan perpipaan di wilayah dengan sumber air permukaan dan air tanah, seperti Kecamatan Tabir Ulu, Tabir, Jangkat, dan Sungai Manau. Selain itu, pembangunan embung baru diusulkan sebagai persediaan air saat musim kemarau, serta pengadaan perangkat dan mesin pertanian (alsintan) untuk modernisasi.
Dokumen usulan nan disiapkan dinas mengenai telah memetakan kebutuhan mendesak di beragam kecamatan. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Merangin, Mujiburrahman, menekankan pentingnya usulan ini bagi kemajuan petani di daerah.
Sementara itu, program cetak sawah baru untuk tahun anggaran 2026 diusulkan tersebar di tiga lokasi: Kecamatan Jangkat Timur (Desa Beringin Tinggi) seluas 45 hektare, Kecamatan Jangkat (Desa Pulau Tengah) 25 hektare, dan Desa Rantau Kermas seluas 30 hektare. Ketiga letak ini sedang dalam proses perencanaan teknis alias Survey Investigation Design (SID) oleh Universitas Padjadjaran (Unpad) untuk memastikan kepantasan teknis lahan.
Konten ini diolah dengan support AI.
sumber : antara
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·