Menteri Ara Kritik BP Tapera, Belajar dari KUR Perumahan!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Rohman Wibowo , Jurnalis-Senin, 21 September 2026 |18:25 WIB

Menteri Ara Kritik BP Tapera, Belajar dari KUR Perumahan!

Maruarar Sirait mengkritik keahlian Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) nan dinilai lambat dan tetap jauh . (Foto: Okezone.com/IMG)

JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengkritik keahlian Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) nan dinilai lambat dan tetap jauh dari sasaran penyaluran pembiayaan kediaman bagi masyarakat.

Maruarar, nan juga menjabat sebagai Ketua Komite Tapera, membandingkan performa lembaga tersebut dengan keberhasilan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan nan dinilai jauh lebih garang dalam mengeksekusi program.

"Tapera itu kudu belajar dari pengelolaan KUR Perumahan, mulai dari sosialisasi hingga pencapaian target. Tahun lampau sasaran 350 ribu, memang realisasi tertinggi sepanjang sejarah mencapai 278 ribu dari sebelumnya sekitar 228 ribu, tapi tetap saja kuotanya tidak tercapai," kata Maruarar dalam forum di instansi BP Tapera, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Dia membeberkan bahwa capaian KUR Perumahan pada pertimbangan semester pertama telah menembus lebih dari 50 persen, sehingga pemerintah menambah plafon kuotanya menjadi Rp50 triliun.

Melalui skema pembiayaan baru tersebut, pos pembiayaan pembaharuan rumah saja telah mencakup sekitar 87 ribu unit dan diyakini menyentuh 100 ribu unit dalam sisa waktu tiga bulan ke depan. Sebaliknya, laju realisasi Tapera justru dinilai tidak menunjukkan terobosan berfaedah kendati kuota pembiayaan telah ditingkatkan.

Melihat ketimpangan tersebut, mantan personil DPR RI ini mendesak jejeran komisioner Tapera untuk merombak total keahlian dan kapabilitas personel di internal lembaga.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com
↑