Menko Imin Singgung Akademisi Tak Kritis Lagi Saat Jadi Birokrat

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menyinggung sikap akademisi nan dinilai tak kritis lagi saat masuk ke dalam birokrasi.

Dia menilai tidak sedikit akademisi jadi bagian birokrat nan meninggalkan sikap kritis demi menyesuaikan diri dengan kepentingan atasan.

"Tidak berani ngomong 'qulil haqqo meski kana murran' [Katakanlah kebenaran, meskipun itu pahit], tidak berani bilang, 'Pak, jangan begini. Kalau begini, gagal.' Begitu jadi birokrat malah ABS--asal bapak senang. Itu tidak bisa," kata Cak Imin dalam keterangannya, Jumat (3/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cak Imin mengatakan ada pembimbing besar nan sangat alim pengetahuan selama mengajar di kampus, tetapi begitu menjadi birokrat dia seakan lupa bakal perihal itu.

Padahal, Cak Imin mengatakan bahwa seorang birokrat kudu memegang prinsip untuk senantiasa menyampaikan kebenaran meskipun pahit.

Cak Imin pun meminta perguruan tinggi mengambil peran sebagai pengawal intelektual terhadap kebijakan publik.

Ia menyatakan kampus jangan hanya menghasilkan riset dan inovasi, tetapi juga kudu memastikan setiap kebijakan dijalankan sesuai norma akademik, sehingga bisa menjawab tantangan pembangunan.

"Mengawal pertanggungjawaban intelektualnya, mengawal pertanggungjawaban pengetahuan pengetahuannya sehingga politik anggarannya benar," ujar dia nan juga Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu.

Selain itu, Cak Imin juga mengingatkan ancaman atas budaya 'Asal Bapak Senang' (ABS) di kalangan birokrat.

Ia menyatakan budaya ABS itu menghalang lahirnya kebijakan nan berkualitas.

Cak Imin mengatakan seorang pemimpin justru memerlukan masukan nan jujur dan berbasis fakta.

"Harus menyampaikan apa adanya. Pimpinan justru lebih senang jika diingatkan apa adanya," ucap dia.

[Gambas:Youtube]

(mnf/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional