Menkeu, OJK, BI dan Danantara Rapat di Kantor Airlangga, Ini Hasilnya!

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menggelar rapat berbareng sejumlah otoritas ekonomi dan keuangan.

Rapat nan berjalan sekitar satu jam itu dihadiri Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, hingga Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara Rosan Roeslani.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan menyebut salah satu agenda utama utama nan dibahas dalam rapat adalah rencana pendirian pusat finansial Indonesia (Indonesia Financial Center), nan bakal menjadi salah satu konsentrasi pengembangan sektor finansial nasional.

Ia menuturkan, rencana tersebut bakal segera dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto pada hari ini

"Pak Menko (Airlangga), lantaran kita kelak bakal dipanggil Bapak Presiden, (rapat tadi) membicarakan untuk pendirian dari Indonesia Financial Center, nan rencananya bakal kita lihat lokasi-lokasinya kemarin di Bali," ungkap Rosan saat ditemui usai rapat di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (5/5/2026).

Rosan menjelaskan, pembahasan dalam rapat tadi mencakup beragam aspek krusial nan kudu disiapkan secara matang, mulai dari izin hingga insentif.

"(Membicarakan) lokasinya, dan hal-hal apa saja nan perlu dilakukan, baik itu dari segi regulasinya, hukumnya, dari segi insentifnya, dan nan lain-lain. Nah itu pembahasannya kurang lebih, PR-nya apa saja nan kita mesti tindaklanjuti, termasuk juga dari segi OJK-nya," jelasnya.

Terkait corak insentif nan bakal diberikan, Rosan menyebut pemerintah tetap dalam tahap penjajakan dan bakal membandingkan dengan beragam pusat finansial global.

"Nah makanya tadi kita baru bicara kan. Ini kan baru meeting kita nan pertama. Nanti dari kita juga bakal lihat komparasi dengan Financial center nan di Dubai, nan di Abu Dhabi, nan di Singapura, dan lain-lain," ujar dia.

Ia juga memastikan pengelolaan Pusat Keuangan (Financial Center) nantinya tidak langsung berada di bawah Danantara, melainkan bakal dibentuk otoritas khusus.

"Nanti itu ada badan otoritas sendiri. Dalam perihal ini, kita bakal sebagai pemrakarsa pembangunan Financial Center itu sendiri," pungkasnya.

Di luar masalah pembentukan IFC Juru Bicara Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto menuturkan kehadiran Purbaya hingga Perry ke Kantor Menko Perekonomian sebetulnya dalam rangka 'brunch' alias breakfast - lunch untuk membahas perkembangan kondisi ekonomi terkini.

"Brunch, telaah kondisi ekonomi terkini," kata Haryo singkat kepada CNBC Indonesia.

(arj/haa)

Add logo_svg as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News