Menhub Ungkap Efek Dahsyat Program Motor Listrik Nasional Prabowo

Sedang Trending 58 menit yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah terus mendorong pengembangan motor listrik nasional sebagai bagian dari percepatan elektrifikasi kendaraan di Indonesia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan support terhadap program tersebut sejalan dengan pengarahan Presiden Prabowo Subianto.

Dudy menilai penggunaan motor listrik dapat memberikan faedah dari sisi efisiensi daya sekaligus membantu menekan polusi. Menurutnya, pemerintah selama ini juga telah menjalankan kebijakan untuk mendorong masyarakat beranjak dari kendaraan berbahan bakar fosil.

"Oh jika kita selalu mendukung tentunya. Kita selalu mendukung upaya pemerintah ya sebagaimana pengarahan Presiden, bahwa dengan adanya motor listrik kita tentu bakal lebih efisien lagi ya, polusi bisa berkurang dan sebagainya," kata Dudy saat di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Dudy menegaskan support pemerintah terhadap kendaraan listrik bukan kebijakan sesaat. Pemerintah telah mendorong penggunaan kendaraan listrik dalam beberapa tahun terakhir dengan tujuan meningkatkan efisiensi sekaligus mengurangi akibat penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil.

"Kita dukung itu jika motor listrik, dan sudah sejak lama pemerintah secara konsisten kan untuk mendorong kendaraan-kendaraan listrik," ujar Dudy.

Presiden Prabowo Subianto saat aktivitas pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)Presiden Prabowo Subianto saat aktivitas pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Prabowo Subianto saat aktivitas pluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas) pada Kamis (13/8/2026). (Dok. Sekretariat Presiden)

Program Motor Listrik Nasional (Molinas) sebelumnya diluncurkan Presiden Prabowo di akomodasi produksi PT Ilectra Motor Group (ALVA), Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada 13 Agustus 2026. Program tersebut melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, PT Len Industri, sektor swasta, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pemerintah tidak hanya menyiapkan produk, tetapi juga membangun ekosistem agar kendaraan listrik lebih mudah diterima masyarakat. Salah satu strategi nan ditawarkan adalah membikin biaya kepemilikan lebih terjangkau, termasuk melalui pembiayaan dengan duit muka rendah hingga opsi tukar tambah motor konvensional.

"Tenang saja, kita ada skema-skema kelak nan sudah telanjur punya motor bensin, kelak kita pikirkan gimana kita bisa tukar tambah. Kau setor motor nan lama, dapat motor baru, ya tambah dikitlah," ujar Prabowo saat peluncuran Molinas.

(fys/wur) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News