Warga Cipayung, Depok, digegerkan dengan temuan mayit bayi prematur di bawah pohon jambu, Jalan Pulorida, Bojong Pondok Terong, Depok, Kamis (11/6) awal hari.
Awalnya penduduk menduga bungkusan nan dibuang itu merupakan sampah.
Saksi mata, Syaqila Putri, mengatakan penemuan berasal saat dirinya berbareng temannya duduk di depan rumah hingga pukul 02.00 WIB.
Pada saat itu, Syaqila memandang tiga orang berboncengan satu motor melintas berulang kali di dekat pohon jambu nan berbatasan langsung dengan jalan.
"Nggak lama, orang itu membuang bungkusan di bawah pohon jambu," ujar Syaqila, Kamis (11/6).
Usai ketiga orang itu pergi, Syaqila berbareng temannya menghampiri bungkusan tersebut. Ia lampau membawa bungkusan itu ke depan rumahnya untuk diperiksa. "Saya kira sampah, pas mau dibongkar saya mencium aroma darah, bungkusan itu saya tinggal di depan rumah," jelas Syaqila.
Pagi harinya, Syaqila menceritakan temuan tersebut kepada keluarganya hingga akhirnya bungkusan dibongkar.
"Ternyata mayit bayi, lampau menghubungi pengurus RW dilanjutkan ke polisi," terang Syaqila.
Mayat bayi berukuran mini itu ditemukan dalam kondisi dibalut kain putih.
Syaqila tidak memandang jelas wajah tiga pelaku lantaran jarak pandang sekitar 100 meter dan kejadian berjalan cepat.
"Nggak terlihat jelas wajahnya, hanya tiga orang berboncengan menggunakan satu motor," ucapnya.
Kasi Humas Polres Metro Depok, Iptu Hendra, membenarkan adanya laporan penemuan mayit bayi di Bojong Pondok Terong. Laporan penduduk sudah diterima Polsek Pancoran Mas.
“Tim Inafis Polres Metro Depok dan Polsek Pancoran Mas telah mendatangi letak penemuan mayit bayi,” kata Hendra.
Polisi telah melakukan olah TKP dan memastikan mayit bayi berjenis kelamin laki-laki.
Saat ini kasus tetap dalam penyelidikan dengan meminta keterangan sejumlah saksi dan mencari CCTV di sekitar lokasi.
“Mayat bayi telah dibawa ke RS Polri untuk dilakukan pemeriksaan,” ujar Hendra.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·