Max Verstappen Ingatkan Red Bull Tak Terlena Jelang GP Inggris di Silverstone

Sedang Trending 3 minggu yang lalu
Max Verstappen Ingatkan Red Bull Tak Terlena Jelang GP Inggris di Silverstone PEBALAP utama Red Bull Racing, Max Verstappen.(Dok. AFP/Cacace)

PEBALAP utama Red Bull Racing, Max Verstappen, memberikan peringatan kepada timnya agar tidak terlena menjelang F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone nan bakal berjalan pada 3-5 Juli 2026. Meski paket pengembangan mobil RB22 menunjukkan sinyal positif pada seri sebelumnya di Austria, Verstappen menilai persaingan musim ini tetap sangat dinamis.

Kepercayaan diri Red Bull meningkat setelah pembaruan besar pada RB22 terbukti kompetitif di Austria. Dalam balapan tersebut, Verstappen bisa bersaing di barisan depan dan finis di antara duo pembalap Mercedes, George Russell dan Kimi Antonelli.

"Kami sudah membikin kemajuan bagus, tetapi sepanjang musim ini situasinya memang seperti itu. Satu tim membawa pembaruan besar lampau melompat ke depan, kemudian tim lain datang dan ikut maju lagi," ujar Verstappen sebagaimana dikutip dari laman resmi Formula 1, Jumat (3/7).

Fokus pada Pengembangan Mandiri

Verstappen menekankan pentingnya bagi Red Bull untuk tetap waspada terhadap potensi tim pesaing nan membawa pembaruan teknis di Silverstone. Menurutnya, konsentrasi utama tim saat ini adalah mengoptimalkan paket pengembangan nan sudah ada.

"Kami hanya perlu sadar perihal itu bisa terjadi lagi dengan tim lain. Kami tetap konsentrasi pada paket pengembangan kami sendiri, mencoba mengoptimalkannya lebih jauh, dan memandang apakah kami bisa mendapatkan hasil seperti di Austria," tambahnya.

Meskipun mencatatkan hasil terbaik musim ini di Austria, pembalap asal Belanda tersebut belum sepenuhnya percaya performa serupa bisa langsung terulang di Silverstone. Karakter sirkuit di Inggris nan didominasi tikungan sigap dan mengalir serta minim area pengereman menjadi tantangan teknis nan berbeda bagi RB22.

Verstappen mengidentifikasi bahwa mobilnya tetap memerlukan peningkatan di beberapa aspek untuk betul-betul menutup jarak dengan Mercedes. "Mobil kami bukan hanya kurang di satu area. Kadang kami kurang di tikungan lambat, kadang di tikungan cepat. Mungkin juga soal keseimbangan setelan," jelasnya.

Tantangan Format Sprint

Di sisi lain, pembalap Racing Bulls, Isack Hadjar, menyoroti tantangan tambahan di GP Inggris nan bakal menggunakan format Sprint. Format ini hanya memberikan satu sesi latihan bebas bagi tim sebelum langsung menjalani kualifikasi Sprint.

Keterbatasan waktu penyesuaian ini memaksa tim untuk menyiapkan rencana persediaan nan matang, terutama dalam menentukan setelan mobil di lintasan Silverstone nan menuntut stabilitas tinggi.

"Saya percaya kami punya paket untuk bertarung. Cuacanya semestinya sedikit lebih dingin dibandingkan Red Bull Ring dan itu bisa membantu mobil kami," pungkas Hadjar. (Ant/H-3)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia