Sejumlah massa berkumpul di area Jalan Teuku Umar, Surabaya, pada Sabtu (25/7) malam hingga Minggu (26/7) awal hari. Mereka diduga hendak menggeruduk markas debt collector (DC).
Aksi tersebut diduga merupakan buntut kasus kekerasan nan melibatkan dua debt collector terhadap penduduk hingga menyebabkan dua penjaga kafe di Surabaya terluka.
Peristiwa dugaan penganiayaan itu terjadi pada Sabtu (25/7) awal hari. Sementara itu, massa mulai berkumpul di Jalan Teuku Umar pada malam harinya dengan menggunakan kendaraan roda dua.
Polrestabes Surabaya kemudian turun tangan untuk mencegah situasi berkembang menjadi kericuhan.
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengimbau penduduk nan berada di sekitar letak untuk membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing.
“Kami mengupayakan penduduk nan berkumpul di sini kita imbau untuk segera masuk ke dalam. Sudah malam untuk istirahat. Karena jika enggak kita begitukan mereka makin nonton makin banyak. Terus jika ada nan keluar,” ujar Luthfie dalam unggahan di akun IG pribadinya, @luthfie.daily.
Polisi Buru Pelaku Penganiayaan dan Kelompok Penyerang
Luthfie menginstruksikan jajarannya mengusut dan menangkap debt collector nan diduga melakukan penganiayaan. Polisi juga bakal mengusut golongan nan disebut melakukan penyerangan.
“Segera cari pelakunya nan kemarin nan pelaku pembacokan itu segera tangkap. Termasuk golongan nan menyerang nan barusan kita bakal lakukan tindakan hukum. Kegiatan-kegiatan pemberontak ini tidak ada toleransi,” ujarnya.
Ia meminta seluruh pihak menahan diri dan menyerahkan penanganan kasus kepada kepolisian.
“Kita mengimbau semua pihak untuk tahan diri. Kami yakinkan bahwa kepolisian Polrestabes Surabaya mengambil langkah-langkah tegas terhadap para pelaku nan melakukan penganiayaan, pembacokan, tentu kita bakal lakukan tindakan hukum,” ucapnya.
Luthfie juga meminta para terduga pelaku menyerahkan diri. Jika tidak, polisi bakal melakukan pencarian dan penangkapan.
“Dan saya minta kerja samanya untuk para pelaku saya minta secara sportif segera melaporkan kepada kita alias kita tetap bakal mencari. Dan yakinkan untuk nan lain tetap menjaga situasi kondusif jangan mengambil langkah-langkah sendiri lantaran tentu bakal menjadi kontraproduktif dan bakal berkapak kepada potensi terjadinya keributan nan lebih besar,” kata dia.
“Kita yakinkan Surabaya tetap aman, semua menahan diri, yakinkan Polrestabes Surabaya bakal mengambil langkah-langkah untuk penegakan hukum,” imbuhnya.
2 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·