
Misi Artemis NASA kembali mengalami penundaan. (Foto: AP)
CAPE CANAVERAL — NASA kembali menunda penerbangan misinya ke Bulan setelah masalah baru terjadi pada roketnya. Ini menjadi kemunduran terbaru bagi misi Artemis lembaga antariksa tersebut.
Sebelumnya, NASA mengatakan bakal meluncurkan misi ke orbit Bulan pada Maret, nan bakal menjadi penerbangan manusia pertama ke Bulan dalam lebih dari separuh abad. Kini, NASA menyebut April sebagai lini masa paling awal untuk mengirim empat astronot Artemis II terbang ke Bulan.
Pejabat NASA mengatakan bahwa pada uji coba Jumat (20/2/2026), aliran helium ke tahap atas roket terganggu. Aliran helium padat sangat krusial untuk membersihkan mesin dan memberi tekanan pada tangki bahan bakar.
Masalah helium ini tidak berangkaian dengan kebocoran bahan bakar hidrogen nan mengganggu gladi bersih hitung mundur roket Space Launch System awal bulan ini dan memaksa pengetesan ulang.
Administrator NASA Jared Isaacman mengatakan filter, katup, alias pelat penghubung nan rusak mungkin menjadi penyebab terhentinya aliran helium. Terlepas dari penyebabnya, satu-satunya langkah untuk mengakses area tersebut dan memperbaiki masalah adalah dengan mengembalikan roket setinggi 322 kaki (98 meter) itu ke hangar untuk diperbaiki.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·