Manfaat Roti Sourdough untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Jantung

Sedang Trending 3 bulan yang lalu
Manfaat Roti Sourdough untuk Kesehatan, dari Pencernaan hingga Jantung Roti Sourdough(magnific)

ROTI sourdough menjadi salah satu jenis roti nan semakin populer, terutama di kalangan masyarakat nan menerapkan pola makan sehat. Selain mempunyai cita rasa unik nan sedikit masam dan tekstur nan kenyal, roti ini juga dikenal menyimpan beragam nutrisi nan berfaedah bagi tubuh.

Berbeda dengan roti pada umumnya nan menggunakan ragi instan, sourdough dibuat melalui proses fermentasi alami dengan memanfaatkan ragi liar dan kuman masam laktat. Proses fermentasi ini memerlukan waktu lebih lama, tetapi menghasilkan roti dengan karakter nan unik serta nilai gizi nan lebih baik.

Fermentasi alami juga membantu menguraikan sebagian gluten dan mengurangi kandungan masam fitat dalam tepung. Akibatnya, beragam nutrisi krusial dalam roti menjadi lebih mudah diserap oleh tubuh. Selain itu, roti sourdough umumnya mempunyai indeks glikemik nan lebih rendah dibandingkan roti putih biasa.

Lantas, apa saja faedah nan terkandung? Mengutip laman Alodokter, berikut faedah dan nutrisi nan ada dalam sourdough.

Kaya Karbohidrat, Protein, dan Mineral

Dari sisi kandungan gizi, sourdough tergolong sebagai sumber daya nan cukup baik. Dalam satu pangkas roti sourdough seberat sekitar 60 gram terkandung sekitar 150 kalori.

Berikut kandungan gizi nan terdapat dalam satu porsi roti sourdough (60 gram):

  • Kalori: sekitar 150 kkal
  • Karbohidrat: 21 gram
  • Protein: 5,5 gram
  • Lemak: 1 gram
  • Serat: 2,5 gram
  • Zat besi: 2,4 miligram
  • Kalsium: 31 miligram
  • Selenium: 17,5 mikrogram
  • Folat: 75 mikrogram

Selain itu, roti sourdough juga mengandung beragam vitamin dan mineral krusial lainnya, seperti:

  • Vitamin B1
  • Vitamin B2 
  • Vitamin B3 
  • Vitamin B9 
  • Mangan
  • Zinc
  • Kalium
  • Fosfor

Berkat kandungan nutrisi nan cukup komplit tersebut, sourdough kerap dipilih sebagai pengganti sumber karbohidrat nan lebih sehat untuk mendukung kebutuhan gizi harian.

Menjaga Kesehatan Pencernaan

Salah satu faedah nan paling sering dikaitkan dengan sourdough adalah kemampuannya dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan.

Proses fermentasi meningkatkan kandungan prebiotik pada roti. Prebiotik berfaedah sebagai makanan bagi kuman baik di dalam usus, sehingga dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus dan mendukung kegunaan pencernaan nan optimal.

Selain itu, kandungan serat dalam sourdough juga membantu memperlancar proses pencernaan dan menjaga kesehatan saluran cerna. Manfaat ini bakal semakin optimal jika sourdough dibuat dari biji-bijian utuh nan mempunyai kandungan serat lebih tinggi.

Membantu Mengontrol Gula Darah dan Berat Badan

Roti sourdough juga dikenal mempunyai indeks glikemik nan relatif lebih rendah dibandingkan roti biasa. Kondisi ini membikin proses pencernaan dan penyerapan karbohidrat berjalan lebih lambat, sehingga kenaikan kadar gula darah terjadi secara lebih bertahap.

Karakteristik tersebut menjadikan sourdough sebagai salah satu pilihan nan baik bagi orang nan mau menjaga kestabilan gula darah maupun menerapkan pola makan nan lebih sehat.

Selain itu, kombinasi serat, protein, serta karbohidrat kompleks dalam sourdough dapat memberikan rasa kenyang nan lebih lama. Efek ini membantu mengendalikan nafsu makan dan mempermudah pengaturan porsi makan, sehingga dapat mendukung upaya menjaga berat badan ideal.

Baik untuk Kesehatan Jantung dan Mencegah Anemia

Manfaat lain dari sourdough adalah potensinya dalam mendukung kesehatan jantung. Kandungan serat, vitamin, mineral, antioksidan, dan kalium di dalamnya dapat membantu menjaga kadar kolesterol serta mendukung kontrol tekanan darah.

Meski demikian, faedah tersebut tetap perlu diimbangi dengan style hidup sehat, seperti rutin berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang nan rendah garam, gula, dan lemak jenuh.

Di samping itu, sourdough juga mengandung unsur besi dan folat nan berkedudukan dalam pembentukan sel darah merah. Kedua nutrisi tersebut krusial untuk membantu mencegah anemia alias kondisi kekurangan sel darah merah nan dapat menyebabkan tubuh mudah capek dan kurang bertenaga.

Sumber: Alodokter

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia
↑