Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area Depok 2 Tengah, Sukmajaya, Depok, berujung letusan senjata api. Pelaku menembakkan pistol ke udara sebanyak tiga kali untuk menghalau penduduk nan mengejarnya pada Minggu (23/8) sekitar pukul 18.22 WIB.
Akibat kejadian tersebut, pelaku membawa kabur motor milik korban. Sementara motor nan digunakan pelaku tertinggal dan diamankan warga.
Saksi sekaligus korban, Mendes, mengatakan awalnya dia keluar rumah untuk mengecek lingkungan lantaran sering terjadi kehilangan. Saat itu, motor Honda Scoopy warna putih-cokelat milik menantunya terparkir di luar rumah.
"Saya nyalain alarmnya. Saya masuk ke dalam, gak jauh dari motor, biar terlihat motornya," ujar Mendes, Minggu (23/8) malam.
Tak lama kemudian, sirine motor kembali berbunyi. Saat mengecek, Mendes memandang dua pelaku berada di lokasi.
"Berdua, nan satu nungguin motor," katanya.
Mendes kemudian berteriak "maling". Pelaku panik dan langsung melarikan diri dengan membawa motor korban.
Pelaku kabur ke arah atas lapangan. Warga nan baru pulang dari masjid ikut mengejar. Di pertigaan jalan, salah seorang penduduk nan baru pulang memancing sengaja menabrak pelaku.
"Pelaku jatuh. Pelaku nan nganter itu jatuh. Satu bawa motor saya, satu mau bawa motor pelaku," jelas Mendes.
Pelaku nan terjatuh kemudian berlari mengejar rekannya nan membawa motor curian. Namun, saat berboncengan, motor mereka kembali terjatuh setelah dikepung warga.
"Ternyata dia nan ngeluarin senjata. Warga tetap gak percaya itu original alias tidak. Tetap mau nyerang, baru dia mengeluarkan tiga kali tembakan," kata Mendes.
Tiga kali letusan tersebut membikin penduduk mundur.
"Satu nyerong, agak di atas kepala. nan dua ke atas," ujarnya.
Setelah menembakkan senjata, pelaku melarikan diri ke arah Proklamasi. Pelaku diduga berbelok ke Jalan Angin Mamiri.
Polisi Selidiki Letusan Senjata Api
Kanit Reskrim Polsek Sukmajaya Iptu Mulyanto membenarkan adanya laporan pencurian kendaraan bermotor nan disertai penggunaan senjata api.
"Jadi pada pukul 18.22 WIB, setelah Magrib, kami ditelepon Bhabinkamtibmas, Aiptu Rizki. Kemudian kami tindak lanjuti mengenai laporan tersebut," kata Mulyanto.
Polisi kemudian berkoordinasi dengan Ketua RW dan menuju letak berbareng Timsus dan TKTP di wilayah RT 05 RW 12, Depok 2 Tengah.
"Untuk mengenai tembakan, kami dalami. Benar bahwa ada bunyi letusan nan diarahkan ke masyarakat," ujarnya.
Mulyanto menyebut pelaku sukses membawa kabur motor korban.
"Betul. Pelaku sukses membawa motor Scoopy warna putih coklat. Kemudian pelaku akhirnya dikejar oleh masyarakat dan motor pelaku sukses diamankan. Tetapi pelaku sendiri sukses kabur membawa motor korban," jelasnya.
Dari motor pelaku nan tertinggal, penduduk menemukan sejumlah peralatan nan diduga berangkaian dengan tindakan pencurian.
"Saat diperiksa di dalam motor pelaku ditemukan sarung pistol dan kunci letter T. Ada juga jas hujan, helm, dan potongan bilah nan diduga untuk pencok," kata Mendes.
Mendes menyebut pelaku nan membawa kabur motor menantunya mempunyai karakter bentuk tegap, besar, dan tinggi serta mengenakan topi abu-abu. Pelaku tidak mengenakan masker. Namun, posisi pelaku membelakangi Mendes sehingga wajahnya tidak terlihat jelas.
"Yang ngambil motor itu badannya tegak, besar, tinggi. Dia pakai topi," ucapnya.
"CCTV ada. Di tempat kejadian dia keluar, di pertigaan tiga. Ada kelihatan, tapi belum jelas," tambah Mendes.
Mulyanto mengatakan penanganan kasus dilakukan Timsus dan Jatanras di bawah Kanit dan Opsnal Polsek Sukmajaya. Polisi tetap melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku.
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·