Longsor Batangtoru, Satu Korban Meninggal Dunia Ditemukan

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Longsor Batangtoru, Satu Korban Meninggal Dunia Ditemukan Satu korban longsor di Batangtoru, Tapanuli Selatan ditemukan meninggal dunia. Petugas tetap mengidentifikasi jenazah antara Yasine (46) alias Sariman (26).(Dok. Istimewa)

TIM gabungan dari TNI-Polri berbareng Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tapanuli Selatan sukses menemukan satu korban tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Selasa (19/5).

Korban ialah seorang ibu ditemukan dalam kondisi meninggal bumi sekitar pukul 09.31 WIB setelah petugas melakukan pencarian intensif menggunakan perangkat berat jenis ekskavator. Penemuan ini dikonfirmasi oleh penduduk setempat, Arman Siregar (31), nan berada di letak kejadian.

Peristiwa nahas ini terjadi pada Senin (18/5) sekitar pukul 17.39 WIB, dipicu oleh hujan deras nan mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru. Curah hujan nan tinggi menyebabkan tebing di sekitar saluran air pancuran longsor dan menimbun dua penduduk nan saat itu sedang berupaya memperbaiki saluran air nan tersumbat.

Informasi Korban: Kedua korban lenyap akibat longsor diketahui merupakan ibu dan anak, ialah Yasine (46) dan Sariman (26). Namun, nan baru ditemukan adalah jasad sang ibu. 

Kronologi Kejadian

Berdasarkan info nan dihimpun di lapangan, pada Senin malam sekitar pukul 19.00 WIB, kedua korban sedang membersihkan saluran air di tebing perbukitan agar aliran air kembali normal setelah tersumbat material akibat hujan deras.

“Tiba-tiba bukit di sisi pancuran longsor dan langsung menimbun keduanya,” ujar saksi di lokasi. Material tanah nan cukup tebal membikin proses pencarian kudu melibatkan perangkat berat untuk mempercepat evakuasi.

Data Kejadian Keterangan
Lokasi Kelurahan Wek I, Kec. Batangtoru, Tapsel
Waktu Longsor Senin, 18 Mei, Pukul 19.00 WIB
Korban Tertimbun 2 Orang (Ibu dan Anak)
Status Pencarian 1 Ditemukan (MD ialah sang ibu), 1 Masih Dicari

Kondisi medan nan berlumpur dan potensi longsor susulan menjadi tantangan utama bagi petugas di lapangan. Warga setempat terus memantau proses pencarian dengan angan korban kedua dapat segera ditemukan. (JH/I-1)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia