Liputan6.com, Jakarta - Dua unit lift Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Lenteng Agung, Jakarta Selatan, nan rusak sudah bisa digunakan kembali. Sebelumnya, sistem kelistrikan lift di JPO tersebut rusak lantaran tindakan vandalisme.
"Perbaikan kami lakukan dalam satu hari setelah komponen nan dibutuhkan tersedia," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta Siti Dinarwenny di Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Berdasarkan hasil penanganan nan dilakukan, kata dia, aliran listrik sekarang telah kembali tersambung dengan baik. Sehingga dua lift di JPO Lenteng Agung, baik nan mengarah ke Depok maupun Pasar Minggu sudah kembali berfaedah secara optimal.
"Respons sigap dalam perbaikan akomodasi tersebut merupakan corak komitmen Dinas Bina Marga untuk menjaga kualitas pelayanan publik serta memastikan akomodasi umum dapat digunakan secara kondusif dan nyaman oleh masyarakat," ujar Wenny.
Jaga Fasilitas Publik
Menurut dia, keberadaan lift di JPO sangat penting, terutama bagi golongan rentan, seperti penyandang disabilitas, penduduk lanjut usia, ibu hamil, serta pengguna lainnya nan mempunyai kebutuhan khusus.
"Kami sangat menyayangkan tindakan vandalisme nan menyebabkan terganggunya kegunaan akomodasi umum. Tindakan tersebut tidak hanya merusak prasarana publik, tetapi juga berpotensi menghalang mobilitas masyarakat nan berjuntai pada akomodasi tersebut dalam aktivitas sehari-hari," ucap Wenny.
Dinas Bina Marga DKI pun membujuk masyarakat agar bersama-sama menjaga dan merawat akomodasi umum nan sudah dibangun untuk kepentingan bersama.
Partisipasi aktif penduduk sangat diperlukan agar akomodasi publik dapat terus memberikan faedah secara berkelanjutan.
"Semoga tindakan vandalisme seperti ini tidak terjadi lagi. Mari bersama-sama menjaga akomodasi nan telah memberikan akibat positif bagi masyarakat," tutur Wenny.
Warga Senang Lift Berfungsi Lagi
Sementara itu, salah seorang warga, Syahbandi (46) mengapresiasi langkah sigap Dinas Bina Marga DKI dalam menangani kerusakan lift di JPO Lenteng Agung. Ia menilai pengoperasian kembali akomodasi tersebut sangat membantu mobilitas pejalan kaki.
"Alhamdulillah, lift sudah aktif kembali. Mudah-mudahan, pihak nan melakukan tindakan merugikan dan menyebabkan masyarakat kesulitan memanfaatkan akomodasi umum dapat menyadari akibat perbuatannya," ungkap Syahbandi.
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·