Ilustrasi(AFP)
IMPIAN menikmati liburan musim panas nan tenteram di Eropa tampaknya kudu berganti dengan ujian kesabaran bagi jutaan wisatawan. Kombinasi dari lonjakan jumlah penumpang pasca-pandemi nan memecahkan rekor, ketatnya pemeriksaan paspor di pintu masuk Schengen, serta ancaman kelangkaan bahan bakar di rute-rute utama darat mulai memicu kekacauan massal di beragam titik transit utama.
Di beberapa airport tersibuk di Eropa, seperti Bandara Schiphol di Amsterdam dan Charles de Gaulle di Paris, antrean di pos pemeriksaan imigrasi dilaporkan mengular hingga ke luar terminal. Waktu tunggu nan biasanya hanya menyantap waktu 15 hingga 30 menit sekarang membengkak hingga tiga jam. Kondisi ini diperparah oleh penerapan sistem pemeriksaan biometrik digital baru nan tetap mengalami hambatan teknis di beberapa gerbang masuk.
Masalah tidak berakhir di gerbang udara. Para pelancong nan memilih jalur darat menggunakan mobil alias bus antarnegara juga menghadapi hambatan besar di pos-pos pemeriksaan perbatasan seperti Pelabuhan Dover Inggris menuju Calais Prancis, serta perbatasan darat menuju wilayah Eropa Timur. Kemacetan kendaraan di jalur-jalur ini dilaporkan mencapai belasan kilometer, membikin waktu tempuh membengkak secara drastis.
Di tengah kemacetan seram tersebut, para pengemudi sekarang dihantui oleh kekhawatiran baru: potensi kelangkaan bahan bakar. Beberapa stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) di sepanjang rute utama wisata Prancis, Italia, dan Jerman mulai kehabisan stok akibat keterlambatan pasokan logistik nan terjebak di tengah kemacetan massal nan sama. Asosiasi otomotif setempat telah mengeluarkan peringatan agar para pengendara selalu mengisi penuh tangki kendaraan mereka jauh sebelum memasuki jalur-jalur rawan macet.
Pihak otoritas penerbangan dan pariwisata Eropa mengimbau para pelancong untuk tiba di airport setidaknya empat jam sebelum agenda keberangkatan internasional guna mengantisipasi waktu tunggu nan tidak dapat diprediksi. Bagi mereka nan berjalan melalui jalur darat, pemantauan rute pengganti dan penyediaan logistik berdikari di dalam kendaraan sangat disarankan agar liburan musim panas tidak berubah menjadi pengalaman nan menjengkelkan. (CNN/Z-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·