Lestari Moerdijat Dorong Sinergi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif

Sedang Trending 2 jam yang lalu
Lestari Moerdijat Dorong Sinergi Pendidikan dan Ekonomi Kreatif Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat.(Dok. MPR)

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya pembangunan sektor pendidikan dan ekonomi nan selaras untuk menciptakan ekosistem imajinatif nan handal di Indonesia. Menurutnya, ekonomi kreatif nan berbasis pada kualitas sumber daya manusia (SDM) adalah kesempatan utama bagi bangsa untuk bangkit di tengah ketidakpastian global.

"Ekonomi imajinatif nan mengandalkan kualitas SDM merupakan salah satu kesempatan bangsa ini untuk bangkit menghadapi kondisi ketidakpastian dunia saat ini," ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (28/7/2026).

Tantangan Ekosistem Kreatif

Lestari, nan berkawan disapa Rerie, mengungkapkan bahwa tantangan dalam mewujudkan ekosistem imajinatif di tanah air tetap sangat besar. Beberapa hambatan utama nan diidentifikasi meliputi:

  • Kurikulum pendidikan nan belum relevan dengan kebutuhan industri.
  • Kualitas tenaga pendidik (guru) dan prasarana nan belum memadai.
  • Kurangnya sinergi antara pemerintah, sektor industri, dan lembaga pendidikan.
  • Keterbatasan anggaran pendidikan dan ketimpangan akses.
  • Budaya masyarakat nan belum sepenuhnya menghargai jalur pendidikan vokasi.

Data Strategis Ekonomi Kreatif

Pentingnya transformasi pendidikan ini didorong oleh info pertumbuhan sektor imajinatif nan signifikan. Berdasarkan info Badan Pusat Statistik (BPS) dan laporan global, berikut adalah posisi ekonomi imajinatif Indonesia:

Indikator Data / Capaian
Kontribusi PDB (2024) Rp1.611,2 Triliun (7,28% dari PDB Nasional)
Penyerapan Tenaga Kerja (2025) 27,4 Juta Orang (18,70% dari total masyarakat bekerja)
Kebutuhan Keterampilan Baru* 59% pekerja dunia butuh reskilling

*Sumber: BPS & Future of Jobs Report (World Economic Forum)

Kebutuhan Sistem Pendidikan Adaptif

Anggota Komisi X DPR RI ini menegaskan bahwa potensi besar tersebut kudu segera direspons dengan sistem pendidikan adaptif. Hal ini bermaksud agar lulusan lembaga pendidikan bisa mengikuti pergeseran kebutuhan industri nan sangat dinamis.

Selain aspek pendidikan, Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem tersebut juga mendorong adanya peta jalan (roadmap) riset dan penemuan nasional nan terintegrasi. Menurutnya, penemuan adalah kunci dalam pengembangan ekosistem imajinatif nasional.

"Gerak berbareng dan kerjasama nan kuat semua pihak mengenai sangat dibutuhkan dalam upaya mewujudkan ekosistem imajinatif nasional nan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di tanah air," pungkas Rerie.

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia