Muhammad Farhan berbareng penduduk Kota Bandung rayakan kemenangan Persib.(Dok Diskominfo Kota Bandung)
KAWASAN berhistoris Jalan Asia Afrika berubah menjadi lautan biru pada Minggu (24/5/2026). Ratusan ribu Bobotoh tumpah ruah memadati setiap perspektif jalan untuk menyambut konvoi Mapag Persib Juara setelah tim kebanggaan Jawa Barat tersebut memastikan gelar juara Liga Indonesia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut.
Hasil pantauan di lapangan sejak pukul 08.00 WIB menunjukkan kepadatan luar biasa nan membikin ruang gerak, apalagi bagi pejalan kaki, menjadi sangat terbatas. Ruas jalan, trotoar, hingga gang-gang mini di sekitar Asia Afrika dipenuhi pendukung nan menantikan iring-iringan pemain Persib nan memulai perjalanan dari Gedung Sate.
Antusiasme Lintas Daerah
Daya tarik Persib terbukti melampaui pemisah wilayah Bandung Raya. Bobotoh dari beragam wilayah seperti Leuwiliang (Kabupaten Bogor) hingga Cikarang (Kabupaten Bekasi) turut datang memadati pusat kota. Banyak dari mereka nan rela menginap di kendaraan demi mendapatkan posisi terbaik untuk memandang trofi juara.
"Kami tidur di mobil, menginap di sini," ujar Mamik Sutardi, seorang pendukung nan datang jauh-jauh dari Leuwiliang berbareng keluarganya. Ia terus memantau pergerakan rombongan melalui siaran langsung di media sosial untuk memastikan tidak melewatkan momen saat para pemain mengangkat trofi di titik puncak Jalan Asia Afrika.
Titik Puncak Perayaan:
Jalan Asia Afrika dipilih sebagai letak utama seremoni lantaran nilai sejarahnya. Di sini, para pemain melakukan prosesi angkat trofi di hadapan ratusan ribu pendukung setianya.
Rekor Sejarah Sepak Bola Nasional
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya atas pencapaian Maung Bandung. Menurutnya, keberhasilan meraih gelar juara tiga kali beruntun (three-peat) adalah tonggak sejarah baru dalam kancah sepak bola nasional.
"Belum ada klub lain di Indonesia nan bisa meraih tiga gelar juara secara beruntun seperti nan dilakukan Persib. Satu-satunya di Indonesia nan bisa seperti ini, hanya Persib," tutur Farhan dengan nada bangga.
Dalam suasana penuh sukacita, Farhan apalagi sempat menyanyikan penggalan lagu legendaris We Are The Champions sebagai corak ekspresi kebahagiaan kolektif penduduk Bandung. Ia menilai prestasi ini tidak hanya berakibat pada aspek olahraga, tetapi juga mengangkat gambaran Kota Bandung di level nasional maupun internasional.
Pesan Ketertiban
Meski euforia meledak, Farhan berpesan agar seluruh penduduk dan Bobotoh tetap menjaga ketertiban selama seremoni berlangsung. Ia berambisi semangat juang dan konsistensi para pemain Persib dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Bandung.
"Ini bukan hanya kemenangan tim, tetapi kemenangan seluruh penduduk Bandung. Mari kita rayakan dengan penuh suka cita, tapi tetap menjaga ketertiban dan keamanan bersama,” pungkasnya. (I-2)
| Nama Kegiatan | Mapag Persib Juara |
| Rute Konvoi | Gedung Sate menuju Jalan Asia Afrika |
| Pencapaian | Juara Liga Indonesia 3 Kali Beruntun |
| Estimasi Massa | Ratusan Ribu Orang |
English (US) ·
Indonesian (ID) ·