Ilustrasi(Dok Diskominfo Bandung)
RATUSAN ribu orang telah berkumpul di sepanjang Jalan Asia Afrika. Mereka menantikan konvoi Mapag Persib Juara, nan bakal melintasi jalan ini. Hasil pantauan sejak pukul 08.00 WIB, nyaris tak ada ruang mobilitas apalagi bagi pejalan kaki. Ruas jalan, trotoar, hingga sudut-sudut jalan di Asia Afrika dipadati bobotoh nan menunggu kehadiran iring-iringan pemain Persib nan berangkat dari Gedung Sate.
Tak hanya dari Bandung alias area Bandung Raya, bobotoh dari Leuwiliang, Kabupaten Bogorndan Cikarang, Kabupaten Bekasi, tampak hadir. Mereka memarkirkan kendaraan di sejumlah kantong parkir nan tersedia, antara lain Jalan Dr. Soekarno. Kendaraan dihias sedemikian rupa dengan nuansa biru ala Persib.
"Kami tidur di mobil. Menginap di sini," ujar Mamik Sutardi nan datang dari Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berbareng keluarganya.
Mamik terus memantau pergerakan rombongan nan memulai konvoi dari Gedung Sate. Melalui beragam kanal informasi, dia mencari informasi. Baik melalui IG alias YouTube. Ada nan live pergerakan iring-iringan. Ia hanya satu dari ratusan ribu orang nan tumpah ruah di Jalan Asia Afrika. Kawasan Asia Afrika inilah nan menjadi titik puncak. Nantinya, pemain Persib dan rombongan bakal mengangkat trofi di jalan berhistoris ini.
Kemenangan Bersejarah
Sementara itu Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan tak bisa menyembunyikan rasa haru dan bangganya usai Persib Bandung memastikan gelar juara Liga Indonesia untuk ketiga kalinya secara beruntun. Pencapaian Persib kali ini bukan sekadar kemenangan biasa, melainkan tonggak krusial dalam sejarah sepak bola nasional.
"Belum ada klub lain di Indonesia nan bisa meraih tiga gelar juara secara beruntun seperti nan dilakukan Persib.
Satu-satunya di Indonesia nan bisa seperti ini, hanya Persib,” tuturnya dengan nada bangga.
Farhan juga menggambarkan euforia kemenangan nan dirasakan seluruh penduduk Kota Bandung. Ia menyebut, keberhasilan ini menjadi momen kebahagiaan kolektif nan menyatukan masyarakat dari beragam kalangan. Dalam suasana penuh sukacita, Farhan apalagi ikut menyanyikan penggalan lagu legendaris “We Are The Champions” untuk mengekspresikan kebanggaannya.
“And we'll keep on fighting till the end. We are the champions. No time for losers, because we are the champions of the world,” ucapnya.
Farhan berharap, keberhasilan Persib ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda, khususnya dalam membangun semangat juang, kerja keras, dan konsistensi dalam meraih prestasi. Ia menilai prestasi Persib juga berakibat positif terhadap gambaran Kota Bandung di tingkat nasional maupun internasional. Kemenangan ini semakin mengukuhkan Bandung sebagai kota dengan pedoman suporter sepak bola nan kuat dan loyal.
"Kami bakal terus mendukung beragam aktivitas positif nan lahir dari euforia kemenangan ini, sekaligus memastikan seremoni melangkah tertib dan aman.bIni bukan hanya kemenangan tim, tapi kemenangan seluruh penduduk Bandung. Mari kita rayakan dengan penuh suka cita, tapi tetap menjaga ketertiban,” pesannya.(H-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·