Kronologi Kebakaran Hotel Al Hidayah Tower Mekah, Jemaah Haji Indonesia Selamat

Sedang Trending 1 bulan yang lalu
Kronologi Kebakaran Hotel Al Hidayah Tower Mekah, Jemaah Haji Indonesia Selamat Kronologi Kebakaran Hotel Al Hidayah Tower Mekah.(MI/Akmal Fauzi)

SELURUH jemaah haji Indonesia nan menghuni kompleks Hotel Al Hidayah Tower, area Aziziah, Mekah, dipastikan dalam kondisi kondusif dan selamat setelah kejadian kebakaran melanda salah satu ruangan di pemondokan tersebut pada Jumat (5/6) sekitar pukul 18.00 Waktu Arab Saudi (WAS).

Kepala Daerah Kerja (Daker) Mekah PPIH Arab Saudi, Ihsan Faisal, menegaskan tidak ada jemaah haji Indonesia nan menjadi korban luka maupun jiwa dalam peristiwa nan sempat memicu kepanikan tersebut.

“Yang perlu kami pastikan, seluruh jamaah kita tidak ada satu pun nan luka ataupun nan lainnya. Jadi insya Allah semua jamaah kita nan ada di sektor 10 alhamdulillah aman,” ujar Ihsan di Mekah, Sabtu (6/6).

Kronologi dan Penyebab Kebakaran

Berdasarkan penelusuran petugas haji Sektor 10, titik api pertama kali muncul dari sebuah ruangan tenaga kerja hotel di area depan Tower 7. Kebakaran diduga kuat dipicu oleh korsleting saat pengisian daya (charging) baterai skuter elektronik milik tenaga kerja hotel nan ditinggalkan dalam kondisi menyala.

“Mungkin lantaran kejadiannya itulah overheat, kemudian baterai tersebut meledak sehingga mengeluarkan api dan membakar barang-barang nan ada di bilik tersebut,” jelas Ihsan.

Manajemen hotel segera menghubungi pihak pemadam kebakaran setempat nan mengerahkan tiga unit armada ke lokasi. Sesuai protokol kedaruratan (SOP), petugas haji berbareng manajemen hotel mengevakuasi jemaah di Tower 6, 7, dan 8 melalui tangga darurat lantaran sistem lift otomatis dimatikan.

Jemaah dari Embarkasi Banten, Padang, dan Banjarmasin nan menghuni Tower 6, 7, dan 8 sempat dievakuasi lantaran sebaran asap, namun situasi dinyatakan kondusif pada pukul 20.00 WAS.

Imbauan Kewaspadaan Perangkat Elektronik

Setelah api dipadamkan total oleh petugas damkar, jemaah diizinkan kembali ke bilik masing-masing. Ihsan menambahkan bahwa saat kejadian terjadi, tingkat keterisian hotel sudah berkurang lantaran sebagian jemaah telah mulai bergerak kembali ke Tanah Air.

Menyikapi kejadian ini, PPIH Arab Saudi mengimbau seluruh jemaah haji untuk lebih waspada dalam menggunakan perangkat elektronik, terutama di tengah cuaca ekstrem nan panas di Arab Saudi.

“Kalau sudah tidak digunakan itu lebih baik dicabut ya, charger HP dan sebagainya. Jika sudah tidak digunakan, lebih baik dicabut saja untuk menghindari akibat kebakaran,” pungkasnya. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia