
Kopdes Merah Putih Mulai Salurkan BLT (Foto: Okezone)
JAKARTA - Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) mulai menyalurkan BLT. Kopdes Merah Putih sekarang difungsikan sebagai titik pelayanan penyaluran support sosial (bansos) kepada masyarakat.
Dengan penyaluran bansos ini, penerima faedah dapat mengambil support di gerai Kopdes Merah Putih nan telah beraksi tanpa kudu menempuh perjalanan jauh ke instansi bagian bank.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan uji coba penyaluran support sosial melalui KDKMP telah melangkah dengan baik, mulai dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai (BLT) hingga support perangkat mesin pertanian.
“Uji coba penyaluran support sosial telah sukses dilakukan. Begitu juga di empat titik nan hari ini saya pantau langsung sudah melangkah dan lengkap. Penerima faedah sekarang dapat mengambil haknya langsung di KDKMP nan telah beroperasi, tanpa kudu menempuh perjalanan jauh ke instansi bagian bank,” kata Ferry saat meninjau kesiapan operasional koperasi di sejumlah titik di Jawa Timur seperti dikutip dari keterangan resminya, Jakarta, Sabtu (17/10/2026).
Peninjauan dilakukan di KDKMP Sambiroto dan Garu di wilayah Baron, KDKMP Nglawak di Kertosono, serta KDKMP Tambakrejo di Waru. Menurut Ferry, koperasi nan ditinjau juga telah dilengkapi kebutuhan operasional, termasuk manajemen pengelola, sarana transportasi pendukung, serta keterhubungan dengan pusat.
Ferry menyebut sejumlah kebutuhan pokok bersubsidi juga telah disalurkan ke gerai, mulai dari minyak goreng MinyaKita, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), LPG 3 kilogram (kg) hingga pupuk.
Melalui tinjauan langsung operasional KDKMP di Jatim, Menkop berambisi operasional tersebut terus melangkah lancar. Ia juga berambisi KDKMP dapat terus datang sebagai program prioritas nan mengubah masyarakat dari sekadar penerima faedah menjadi pelaku upaya nan berdikari di daerahnya.
Pada kesempatan nan sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan peninjauan operasional KDKMP berjalan masif pekan ini melibatkan ketua wilayah dan lembaga mengenai di seluruh wilayah.
Zulkifli menambahkan peninjauan operasional KDKMP juga melibatkan menteri, pangdam, kapolda, gubernur, hingga wali kota nan turun langsung ke lapangan.
Dia mengakui penyelenggaraan program tersebut tetap menghadapi sejumlah kekurangan lantaran melibatkan banyak kementerian, pemerintah daerah, dan badan upaya milik negara (BUMN).
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·