Konsorsium Indonesia-China Garap Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Pandu menjelaskan, perusahaan China lainnya, ialah Tianjin Teda Environmental Protection Co., Ltd. bakal berkolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia dan CITICC International Investment Limited di akomodasi PSEL Yogyakarta Raya.

"Sementara itu, PSEL Bogor Raya 2 bakal digarap oleh PT Mega Power Mandiri dan Cevia Enviro Inc, perusahaan WtE asal Provinsi Henan, China," ucap dia.

Shanghai SUS Environment Co., Ltd., melalui anak usahanya, SUS Indonesia Holding Limited, bakal terlibat di dua proyek PSEL, ialah di Lampung Raya dan Surabaya Raya, melalui kemitraan dengan tiga perusahaan lokal.

"SUS bukanlah nama baru di industri WtE Indonesia lantaran perusahaan ini juga tengah menggarap proyek PSEL Kota Makassar," jelas Pandu.

Selain beberapa perusahaan WtE China tersebut, terdapat dua perusahaan lainnya nan lebih dulu ditunjuk dalam seleksi tahap pertama, ialah Zhejiang Weiming Environment Protection Co., Ltd. di akomodasi PSEL Denpasar Bali dan Bogor Raya 1, serta Wangneng Environment Co., Ltd. di PSEL Kota Bekasi.

Sementara itu, Direktur Investasi DIM sekaligus CEO PT Daya Energi Bersih Nusantara (Danera) Fadli Rahman menambahkan, seluruh tahap seleksi pemilihan mitra operator PSEL telah dilakukan secara objektif melalui sejumlah penilaian mulai dari aspek kredensial proyek PSEL, keahlian finansial, hingga komitmen jangka panjang dan pengalaman eksekusi di Indonesia.

"Danera merupakan bagian dari Danantara nan berfokus pada pengembangan PSEL. Selanjutnya, masing-masing mitra terpilih wajib memenuhi persyaratan untuk memperoleh Final Letter of Award, termasuk penyusunan studi kelayakan, finalisasi struktur proyek, pembentukan perusahaan patungan, penyelesaian arsip komersial, serta perolehan komitmen pembiayaan," jelas Fadli.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑