Harga penginapan di Busan melonjak hingga 7,5 kali lipat jelang konser BTS Juni mendatang.(Dok. the Korea Times)
MENJELANG konser bumi BTS berjudul Arirang pada 12 dan 13 Juni mendatang, para fans (ARMY) menghadapi lonjakan nilai penginapan nan ekstrem di Busan, Korea Selatan. Praktik price gouging alias "getok harga" ini dilaporkan mencapai rata-rata 7,5 kali lipat dari tarif normal, memicu kekecewaan mendalam bagi visitor domestik maupun internasional.
Dilanaisr dari The Korea Times, berdasarkan info Korea Consumer Agency, banyak pelaku upaya akomodasi memanfaatkan momentum seremoni debut ke-13 BTS untuk meraup untung tidak wajar.
Beberapa pengelola penginapan apalagi dilaporkan membatalkan reservasi lama secara sepihak dengan argumen "overbooking" alias "renovasi", hanya untuk menjual kembali bilik tersebut dengan nilai nan jauh lebih tinggi.
Verena Thiel, seorang mahasiswa asal Jerman nan tinggal di Korea, mengaku terpaksa bayar enam kali lipat dari nilai biasa untuk satu bilik Airbnb.
"Ini bukan hanya soal Busan, saya mengerti kenaikan nilai saat aktivitas besar, tapi tambahan 400.000 won? Itu keterlaluan," ujarnya.
Kondisi ini memaksa sebagian fans mencari pengganti di luar kota. Eunice, seorang pembimbing asal Filipina, memilih menginap di Ulsan, kota tetangga Busan, setelah memandang nilai Airbnb melonjak sepuluh kali lipat. Ia menyatakan kekecewaannya lantaran praktik ini merusak gambaran Busan sebagai destinasi wisata.
Pemerintah Kota Busan sekarang tengah melakukan inspeksi mendadak untuk memeriksa kemungkinan pelanggaran Undang-Undang Pengendalian Kesehatan Masyarakat. Sebagai solusi darurat, sejumlah golongan keagamaan, universitas, dan lembaga publik mulai menawarkan opsi akomodasi cuma-cuma alias terjangkau, meski jumlahnya tetap sangat terbatas dibandingkan dengan lonjakan permintaan nan ada.
Konser ini diprediksi bakal menjadi salah satu aktivitas terbesar tahun ini, mengingat ini adalah penampilan grup secara penuh setelah comeback berhistoris mereka pada Maret lalu. Namun, bayang-bayang pemanfaatan nilai dikhawatirkan bakal meninggalkan kesan negatif bagi para fans dunia nan berjamu ke kota pelabuhan tersebut.
Fakta Utama:
- Tarif Airbnb termurah di Busan menyentuh nomor 467.000 won (sekitar Rp5,3 juta) per malam, dari nilai normal 77.000 won.
- Harga hotel kelas atas dilaporkan menembus 1 juta won per malam.
- Presiden Lee Jae Myung secara resmi memberikan teguran keras mengenai rumor ini pada Rabu (27/5). (The Korea Times/Z-10)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·