Konferensi PWI Surakarta di Monumen Pers Nasional, Kota Solo.(MI/Djoko Sardjono)
WAKIL Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, membuka Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta 2026 di Monumen Pers Nasional, Kota Solo, Sabtu (20/6).
Konferensi PWI Surakarta 2026 dihadiri perwakilan dari PWI Pusat, ialah Ketua Bidang Organisasi Zulkifli Gani Ottoh berbareng Ketua Bidang Pembinaan Daerah Mirza Zulhadi.
Dalam sambutannya, Astrid Widayani mengatakan bahwa pers mempunyai posisi alias peran strategis di tengah derasnya arus info dan perkembangan teknologi digital.
Pers tidak hanya menjalankan kegunaan menyampaikan informasi, tetapi juga memikul tanggung jawab mencerdaskan masyarakat, kontrol sosial, dan menjaga kepercayaan publik.
“Jadi, peran pers dalam perihal ini sekaligus menjadi tembok dalam menghadapi maraknya penyebaran buletin hoaks,” imbuhnya .
Dalam kesempatan tersebut, Astrid berambisi sinergi antara Pemerintah Kota Surakarta dan insan pers terus diperkuat demi menghadirkan info nan akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan guna mendukung pembangunan Kota Surakarta.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat Zulkifli Gani Ottoh menjelaskan, bahwa Konferensi PWI Surakarta digelar lebih awal lantaran Ketua PWI Surakarta 2022-2027, Anas Syahirul Alim, mendapat amanah mengemban tugas di PWI Pusat.
Konferensi ini semestinya digelar 2027. Namun, lantaran patokan organisasi tidak membolehkan rangkap kedudukan di wilayah dan pusat. Maka, perlu dilakukan Konferensi PWI Surakarta 2026 untuk memilih kepemimpinan baru.
“Proses regenerasi merupakan bagian krusial dalam menjaga keberlangsungan organisasi, sekaligus untuk memastikan regenerasi kepemimpinan melangkah sesuai ketentuan organisasi,” katanya.
Dalam konvensi nan dipimpin Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulkifli Gani Ottoh, calon tunggal Sri Hartanto secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PWI Surakarta dan Budi Santosa menjadi Ketua Dewan Kehormatan PWI Surakarta 2026-2031.
Terpilihnya Sri Hartanto, wartawan Harian Suara Merdeka sebagai Ketua PWI Surakarta, menandai berakhirnya kepemimpinan Anas Syahirul Alim selama periode 2022-2026.
Konferensi PWI Surakarta di Monumen Pers Nasional, Kota Solo, berjalan secara demokratis dan bermartabat, serta penuh semangat persaudaraan. Pun, konvensi secara aklamasi dapat menerima laporan pertanggungjawaban kepemimpinan Anas Syahirul Alim. (E-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·