Dua orang PRT (pekerja rumah tangga) berinisial R dan D dilaporkan melompat dari indekos milik majikannya di area Bendungan Hilir (Benhil), Tanah Abang, Jakarta Pusat. R dilaporkan meninggal dunia. Sedangkan D dipastikan tidak dalam kondisi kritis, tapi mengalami patah tangan.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKPB Roby Saputra, menyebut korban saat ini tetap dalam perawatan.
“Patah tangan,” ujar Roby kepada wartawan, Kamis (23/4).
“Jadi berdua loncat dari lantai 4. Satu meninggal, satu patah tangan,” sambungnya.
Polisi belum bisa meminta keterangan D lantaran kondisinya tetap dalam perawatan. “Yang saksi itu tetap sakit, dia enggak bisa ngomong,” ucap dia.
Meski begitu, polisi telah mengantongi keterangan awal dari sejumlah saksi mengenai peristiwa tersebut. Namun, pemeriksaan lanjutan tetap bakal dilakukan untuk memastikan kronologi secara utuh mengenai kasus ini.
“Kalau keterangan singkat sih sudah ada. Kalau keterangan singkat, tapi jika keterangan mendalam belum,” tutur Roby.
Hingga kini, polisi tetap mendalami peristiwa tersebut, termasuk rencana pemeriksaan terhadap pemilik kos alias majikan korban.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·