Komplotan Pencuri Mobil Ini Selalu Lolos, Ternyata Pakai Alat Canggih

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Polres Metro Depok melalui Polsek Bojonggede dan Polsek Tajurhalang sukses menangkap empat tersangka pencurian kendaraan truk dan mobil. Keempat tersangka telah bertindak belasan kali di wilayah Bojonggede dan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Kapolsek Bojonggede, AKP Abdullah Safi'ih, mengatakan Polsek Bojonggede menerima dua laporan kasus pencurian mobil dan truk di wilayah Ragajaya dan Cimanggis. Para tersangka sempat mengambil satu mobil pikap di Desa Cimanggis.

“Untuk di wilayah Ragajaya, tersangka mengambil satu truk engkel dan satu mobil jenis pikap,” ujar Abdullah, Jumat (17/7/2026).

Abdullah menjelaskan, usai mengambil kendaraan milik korban, para tersangka sempat melarikan diri ke wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor. Polsek Bojonggede kemudian mendeteksi keberadaan para tersangka dan sukses melakukan penangkapan.

“Sasaran mereka hanya mobil pikap. Mereka melakukannya di wilayah Bojonggede, Tajurhalang, sampai Cisauk, Tangerang. Ada 11 letak pencuriannya,” jelas Abdullah.

Para tersangka mengaku mobil dan truk hasil curiannya dijual seharga Rp 18 juta hingga Rp 22 juta. Kendaraan rampasan tersebut dijual kepada penadah maupun melalui sistem cash on delivery (COD) hingga ke wilayah Sumatra.

“Polsek Bojonggede sedang melacak penadahnya di wilayah Rumpin, namun sukses lolos dan masuk dalam DPO kami,” terang Abdullah.

Hal senada disampaikan Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito. Ia mengatakan terdapat kesamaan komplotan pencuri mobil, truk, dan boks nan bertindak di wilayah Tajurhalang dan Bojonggede. Menurutnya, tersangka nan diamankan ialah Robi, Inek, Arbawi, dan Dablang.

“Robi ini mempunyai peran sebagai pemetik dan residivis atas kejahatan nan sama,” ujar Raden.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita