Kisah Viktor Axelsen, Peraih 2 Medali Emas Olimpiade Berturut-turut yang Sempat Takut Cicipi Makanan Indonesia

Sedang Trending 4 hari yang lalu

Kisah Viktor Axelsen, Peraih 2 Medali Emas Olimpiade Berturut-turut nan Sempat Takut Cicipi Makanan Indonesia

Viktor Axelsen umumkan gantung raket. (Foto: Instagram/viktoraxelsen)

KISAH Viktor Axelsen, sang peraih 2 lencana emas Olimpiade berturut-turut nan sempat takut cicipi makanan Indonesia menarik untuk dibahas. Ya, tunggal putra Denmark nan baru memutuskan pensiun tersebut rupanya sempat merasakan takut menyantap makanan Indonesia saat ada turnamen bulu tangkis di Jakarta.

Ya, Viktor Axelsen resmi menggantung raket di usia 32 tahun. Di kembali deretan prestasi emasnya nan fenomenal, terselip kisah unik mengenai kedisiplinan ekstremnya, termasuk sikap sangat berhati-hati terhadap kuliner lokal saat bertandang ke Indonesia.

1. Trauma Kuliner Lokal

Sebagai atlet elit, Axelsen dikenal sangat protektif terhadap kondisi fisiknya. Pada awal 2020, dia sempat mengutarakan keengganannya untuk sembarangan mencicipi makanan unik Indonesia demi menjaga performa di lapangan.

Bagi Axelsen, sedikit saja gangguan pencernaan bisa menjadi musibah dalam turnamen besar seperti Indonesia Open alias Indonesia Masters.

“Saya tidak berencana untuk mencoba makanan Indonesia. Ketika saya bermain di suatu turnamen, saya kudu berhati-hati soal makanan. Saya tak mau coba-coba," tegas Axelsen kala itu.

Namun, seiring berjalannya waktu, pertahanannya runtuh oleh aroma menggoda kuliner Nusantara. Pada Juni 2024, peraih dua lencana emas Olimpiade ini akhirnya mengaku pernah mencicipi nasi goreng dan lontong pecel.

viktor axelsen juara indonesia open 2023 foto pbsi viktor axelsen juara indonesia open 2023 foto pbsi

"Saya sebenarnya tidak terlalu banyak mencoba makanan lokal di sini lantaran ketika kejuaraan saya selalu tidak punya kesempatan untuk mencobanya," ucap Axelsen dalam wawancara eksklusif berbareng MNC Media Group pada 2024 silam.

"Tapi, ada nasi goreng, saya suka memakannya saat ke sini. Lalu ada (rice cake) lontong, saya suka dengan saus kacangnya, tapi itu sedikit pedas," tambahnya.

Menurut Axelsen, kesempatan mencicipi makanan lokal selalu terbatas lantaran agenda kejuaraan nan sangat padat.

Selengkapnya
Sumber Okezone.com
Okezone.com