Cikal Bintang
, Jurnalis-Senin, 28 September 2026 |00:01 WIB

Atlet Sepeda Gunung Indonesia, Sayu Bella. (Foto: Cikal BIntang/Okezone)
PERJUANGAN luar biasa ditunjukkan oleh atlet balap sepeda gunung jagoan Indonesia, Sayu Bella Sukma Dewi, di arena Asian Games 2026. Di kembali kesuksesannya mengharumkan nama bangsa, tersimpan rencana mulia mengenai pengelolaan bingkisan nan bakal dia terima.
Peraih lencana perunggu tersebut beriktikad untuk kembali mengalokasikan hasil kerja kerasnya guna mengembangkan upaya rumah kontrakan nan telah dirintisnya sejak beberapa tahun terakhir di kampung halaman.
1. Investasi Jangka Panjang
Sayu meraih lencana perunggu dari nomor cross country putri di Obata Ryokuchi Park, Aichi-Nagoya, Jepang pada Kamis 24 September 2026 lalu. Atlet asal Bali tersebut mencatatkan waktu 1 menit 28,00 detik dalam perlombaan tersebut.
Prestasi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 membikin Sayu kembali mendapatkan bingkisan dari pemerintah. Dia mengatakan bingkisan nan diperoleh dari hasil perjuangan sebagai atlet kudu dikelola secara bijak untuk memberikan faedah dalam jangka panjang.
Sayu diketahui sudah sekitar tiga tahun menjalankan upaya rumah nan disewakan. Bisnis tersebut dirintis setelah dirinya mendapatkan bingkisan dari prestasi di SEA Games 2023.
Sayu Bella Sukma Dewi juarai Thailand Mountain Bike 2024
"Untuk usaha. Saya punya perumahan nan dikontrakan di Bali. Ada empat unit," kata Sayu kepada awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Minggu (27/9/2026).
Sayu menyebut bingkisan nan diterimanya dari SEA Games 2023 menjadi modal awal untuk menjalankan upaya tersebut. Kini, dia berencana kembali mengalokasikan bingkisan Asian Games untuk memperluas upaya nan telah berjalan.
Pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sayu mendapatkan bingkisan sebesar Rp1 miliar atas lencana perunggu nan diraihnya. Sementara itu, atlet peraih lencana emas mendapatkan bingkisan Rp3 miliar dan peraih lencana perak memperoleh Rp2 miliar.
41 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·