
Mantan legenda bulu tangkis China, Huang Hua. (Foto: Youtube/Huang Hua)
KLATEN – Dunia bulu tangkis era 90-an mencatat rivalitas sengit antara dua raksasa Asia, Indonesia dan China. Di kembali panasnya persaingan di atas lapangan, terselip sebuah cerita unik dari sosok Huang Hua.
Mantan tunggal putri nomor satu bumi asal Negeri Tirai Bambu itu sekarang justru menikmati masa tuanya sebagai penduduk Klaten, Jawa Tengah, setelah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).
Bagi generasi milenial, nama Huang Hua mungkin tak sepopuler sekarang. Namun, bagi mereka nan mengikuti kejayaan bulu tangkis tahun 1990-an, dia adalah tembok besar nan acapkali merepotkan langkah srikandi Indonesia, Susy Susanti.
1. Keputusan Pensiun Dini
Momen paling ikonik dalam sejarah pertemuan keduanya terjadi di panggung tertinggi, semifinal Olimpiade Barcelona 1992. Saat itu, Huang Hua kudu mengakui kelebihan Susy Susanti nan kemudian melaju hingga menyabet lencana emas pertama untuk Indonesia.
Namun, siapa sangka setahun pasca-Olimpiade, Huang Hua mengambil keputusan nan mengguncang jagat olahraga. Di tengah masa emasnya, dia memilih menikah dengan Tjandra Budi, seorang pengusaha asal Klaten, pada tahun 1993.
Huang Hua dan suami Tjandra Budi Dharmawan
Keputusan tersebut diikuti dengan langkah besar lainnya, ialah gantung raket dan beranjak kewarganegaraan. Faktor bentuk dan mental rupanya menjadi argumen kuat di kembali berhentinya sang legenda dari bumi kompetisi.
"Saya memutuskan untuk pensiun awal lantaran beberapa hal. Pertama lantaran saya mulai merasa jenuh. Selain itu juga cedera nan saya alami terus membikin mental saya buruk," kata Huang Hua pada 2023 silam.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·