Konsistensi PT Global Digital Niaga Tbk (“Blibli”; BEI: BELI) dalam memperkuat esensial usahanya kembali membuahkan hasil positif. Tahun ini, pelopor ekosistem perdagangan omnichannel dan style hidup terkemuka di Indonesia ini sukses melonjak 13 ranking ke posisi 59 dalam daftar bergengsi Fortune Indonesia 100 tahun 2026, naik signifikan dari posisi 72 pada tahun sebelumnya.
Fortune Indonesia 100 tahun 2026 merupakan arena pemeringkatan bergengsi bagi 100 korporasi terbesar di Indonesia berasas jumlah pendapatan nan dicatatkan.
Untuk masuk ke dalam daftar tahun ini, Fortune menetapkan periode pemisah pendapatan minimum nan dicatatkan sebesar Rp12,31 triliun pada tahun kitab 2025. Secara akumulatif, jumlah pendapatan dari 100 perusahaan dalam daftar ini menyumbang hingga 26,1% dari Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia di sepanjang tahun 2025.
Kenaikan posisi Blibli dalam daftar Fortune Indonesia 100 merupakan bukti nyata strategi omnichannel Blibli nan berkepanjangan serta semakin kuatnya esensial upaya di tengah dinamika pasar. Pada tahun kitab 2025, Blibli sukses membukukan pendapatan neto konsolidasian sebesar Rp22,4 triliun, tumbuh 34% secara year-on-year dibandingkan tahun sebelumnya.
Momentum pertumbuhan tersebut bersambung pada semester pertama tahun kitab 2026, dimana Blibli mencatatkan pertumbuhan pendapatan neto konsolidasian sebesar 55% secara year-on-year menjadi Rp14,8 triliun, dibandingkan Rp9,6 triliun pada periode nan sama tahun sebelumnya.
Kinerja impresif ini didorong oleh kontribusi positif dari seluruh segmen usaha. Selain segmen Ritel 1P dan segmen lembaga nan terus bertumbuh, ekspansi jaringan toko bentuk Blibli juga turut berkontribusi terhadap peningkatan keahlian Blibli.
Hingga akhir Juni 2026, Blibli telah mengoperasikan 326 toko elektronik konsumen, 14 toko elektronik rumah tangga, 1 toko fesyen & olahraga. Selain itu, Blibli juga mengelola 60 gerai supermarket premium nan dioperasikan oleh Ranch Market, serta 38 home and living experience center nan dioperasikan oleh Dekoruma. Hal ini semakin memperkuat strategi omnichannel Blibli.
Integrasi beragam kanal dan jasa dalam ekosistem Blibli Tiket juga terus dikembangkan untuk meningkatkan relevansi jasa serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan.
“Merupakan sebuah kehormatan bagi Blibli untuk kembali masuk dalam daftar Fortune Indonesia 100 tahun 2026 dan mencatatkan peningkatan posisi tahun ini. Kami menyampaikan apresiasi kepada Fortune atas pengakuan ini, nan mencerminkan kepercayaan pelanggan, mitra, investor, serta seluruh pemangku kepentingan nan senantiasa mendukung perjalanan Blibli. Pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat esensial usaha, menjaga disiplin operasional, serta senantiasa menghadirkan nilai nan relevan dan berkepanjangan bagi pengguna dan mitra,” ujar Eric Winarta, Chief Corporate Officer & Investor Relations Blibli.
Sinergi ini juga terlihat nyata lewat langkah Blibli dalam memperkuat ekosistem Blibli Tiket demi memberikan nilai tambah bagi pelanggan. Paling baru, dengan mengusung tema “One Card More Rewards”, ekosistem Blibli Tiket dan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) meluncurkan Kartu Kredit co-brand BCA Blibli Tiket Mastercard.
Kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk sinergi ekosistem nan menghubungkan beragam kebutuhan pelanggan, mulai dari consumer electronics, travel, groceries, hingga home & living, dan lain-lain, dalam satu pengalaman nan semakin terintegrasi dan berbobot tambah.
Eric menambahkan bahwa Blibli bakal terus melangkah dengan strategi nan terukur dan berorientasi jangka panjang, “Ke depan, Blibli berkomitmen untuk konsentrasi pada pertumbuhan nan sehat dan berkepanjangan melalui peningkatan produktivitas, penguatan margin, disiplin biaya, serta integrasi ekosistem nan semakin erat. Kami percaya bahwa perpaduan antara kapabilitas digital, jaringan bentuk nan luas, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pengguna bakal menjadi fondasi nan solid bagi pembuatan nilai jangka panjang.”
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·