Khidmat, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Klaten

Sedang Trending 10 jam yang lalu
Khidmat, Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Klaten Ilustrasi(IG Pemkab Klaten)

PERINGATAN Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Senin (1/6), digelar dengan upacara nan dipimpin oleh Bupati Hamenang Wajar Ismoyo.

Upacara peringatan nan mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi  Perdamaian Dunia” dihadiri jejeran Forkopimda, Ketua DPRD, Pj Sekda, dan Kepala OPD Klaten.

Kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Klaten berjalan khidmat. Seluruh peserta upacara, terutama abdi negara sipil negara (ASN) dengan mengenakan busana budaya Jawa.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan sambutan tertulis Kepala BPIP, Yudian Wahyudi, bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Peringatan ini momentum reflektif untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup, serta menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

”Memeringati Hari Lahir Pancasila adalah momen refleksi untuk memastikan, bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” jelasnya.

Tentang tema peringatan Hari Lahir Pancasila tersebut, adalah merupakan penegasan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia, tetapi juga dapat berkontribusi nyata dalam mewujudkan perdamaian bumi nan berkelanjutan.

Dikatajannya, bahwa Pancasila merupakan ‘bintang penuntun’ bangsa Indonesia nan telah teruji oleh beragam tantangan zaman. Namun, Indonesia tetap bisa berdiri kokoh sebagai bangsa nan berasosiasi dalam keberagaman.

“Indonesia adalah contoh nyata gimana keberagaman nan terdiri atas lebih dari 17 ribu pulau dan ratusan etnik dapat disatukan dalam satu ikatan kebangsaan nan hidup harmonis, adil, dan sejahtera,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BPIP membujuk seluruh komponen bangsa, khususnya gennerasi muda sebagai penerus kepemimpnan nasional untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi hidup nan diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari. (H-2)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia