Kepala BPS: Legislator NasDem Eva Stevany Dimutakhirkan Jadi Desil 10

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Jakarta -

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti merespons polemik mengenai personil DPR RI Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba nan dikabarkan tercatat dalam desil 4 penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Amalia memastikan saat ini telah dilakukan pemutakhiran info sehingga status Eva tercatat di desil 10.

"Itu udah kami mutakhirkan, setelah datanya masuk dimutakhirkan udah desil 10 kok," kata Amalia kepada wartawan, Selasa (8/9/2026).

Dia mengatakan berasas keterangan Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Eva tak pernah menerima support sosial (bansos). Walaupun, kata dia, Eva sempat tercatat di desil 4 tetapi tak pernah menerima bansos.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tadi Pak Mensos pesannya tuh seperti ini, bahwa walaupun dia awalnya di desil 4, nggak dapat bansos gitu. Tapi sekarang sudah dimutakhirkan udah jadi desil 10," ujarnya.

Dia menjelaskan DTSEN merupakan integrasi dari beragam sumber info nan sebelumnya tersebar dengan kualitas info nan berbeda-beda. BPS kemudian melakukan proses pembersihan data, pengecekan konsistensi hingga memastikan kesesuaiannya dengan info kependudukan.

"Cleaning dilakukan untuk membersihkan info nan meninggal dan lahir, penunggalan dilakukan untuk memastikan NIK tunggal dan KK tunggal, tidak plagiatisme dan format sesuai dengan info dukcapil," jelasnya.

Amalia menegaskan proses pemutakhiran dan penyempurnaan DTSEN terus dilakukan secara berjenjang dengan menggunakan beragam sumber data. Dia menyebut salah satu sumber info untuk pemutakhiran DTSEN nantinya berasal dari hasil Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).

"Dalam proses pemutakhiran dan penyempurnaan ini, masyarakat juga diberikan ruang oleh kami untuk melakukan pemutakhiran berdikari melalui kanal CEK DTSEN, dan Kemensos juga membuka kanal usul sanggah bansos melalui SIKS-NG, Cek Bansos, WA Center dan Call center," paparnya.

"Selain itu, perlu disampaikan bahwa DTSEN adalah info base kondisi sosial ekonomi masyarakat (Socio-economy registry), bukan info penerima bansos (beneficiary registry). Jadi penetapan penerima sasaran program adalah kebijakan menteri terkait. Data dasarnya dari DTSEN," imbuh dia.

Sebelumnya, personil DPR RI Fraksi NasDem Eva Stevany Rataba buka bunyi mengenai ramai berita dirinya tercatat dalam desil 4 penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH). Eva menegaskan tidak pernah menerima support PKH.

"Sehubungan dengan pemberitaan nan beredar mengenai nama saya nan tercatat dalam golongan desil 4, saya perlu menyampaikan penjelasan agar masyarakat mendapatkan info nan betul dan tidak menimbulkan kesalahpahaman," kata Eva dalam keterangannya, Selasa (8/9/2026).

"Saya tegaskan bahwa saya tidak pernah menerima support sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan tidak pernah mendaftarkan diri sebagai penerima support sosial tersebut," sambungnya.

Diketahui, Eva menjadi sorotan di media sosial setelah namanya diduga masuk desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN). Eva juga disebut-sebut terdaftar sebagai penerima support sosial (bansos) PKH.

(amw/dwr)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News