Kemenhut Satukan Program Rehabilitasi Hutan Lewat Gerakan Indonesia Asri

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Melalui upaya tersebut, kata Rohmat, hingga 2025, Indonesia telah sukses menjalankan rehabilitasi terhadap lebih dari dua juta hektare lahan terdegradasi melalui pola pembiayaan multipihak nan melibatkan pemerintah, swasta, hingga mitra internasional.

"Kami tentu membujuk akademisi dan peneliti untuk terus mengembangkan penemuan dan model rehabilitasi rimba dan lahan," ucap dia.

Rohmat memastikan support pemerintah bakal tetap melangkah bagi para akademisi dan peneliti agar dapat terus mengembangkan teknologi serta penemuan demi memperbaiki mutu lingkungan hidup nasional.

Dia mencontohkan penerapan teknologi modern di sektor kehutanan, seperti penggunaan pesawat tanpa awak (drone) untuk penyebaran bibit dari udara (aerial seeding), pengembangan kepintaran buatan (artificial intelligence/AI), penggunaan mikoriza di lahan jejak tambang hingga metode sekuestrasi karbon tanah nan efisien.

Selain pendekatan teknologi, Rohmat juga menjamin adanya support terhadap beragam inisiatif penghijauan berdikari oleh masyarakat, seperti Gerakan wakaf pohon, infak pohon, hingga konsep wisata alam berbasis menanam pohon.

"Jadi ini perlu untuk kita kembangkan, kemudian success story-nya kudu kita kumpulkan dalam database, kemudian kita sosialisasikan kepada seluruh pihak. Kita tahu dulu seperti penemuan vegetasi di lahan berbatu Gunung Kidul oleh Profesor Umi Han'in," jelas Rohmat.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑