Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaf, menyebut sebanyak 71.362 jemaah haji Indonesia telah tiba di Madinah.
Dari jumlah tersebut, 14.503 jemaah sudah digerakkan dan tiba di Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah haji.
"Berdasarkan info hingga Sabtu, 2 Mei 2026, proses operasional haji terus melangkah dengan baik dan terkendali. Kami sampaikan datanya, sebanyak 192 kloter dengan 74.652 jemaah dan 765 petugas telah diberangkatkan ke Tanah Suci," ujar Maria dalam konvensi pers daring, Minggu (3/5).
"Sementara itu sebanyak 184 kloter dengan 71.362 jemaah dan 733 petugas telah tiba di Madinah,” tambah dia.
Ia menjelaskan, pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah dilakukan secara berjenjang dengan pengawalan petugas guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama perjalanan.
"Untuk pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah berjalan secara bertahap, di mana 36 kloter dengan 14.503 jemaah dan 148 petugas telah tiba di Makkah untuk melanjutkan rangkaian ibadah umrah wajib serta persiapan menuju puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina,” ungkap Maria.
“Seluruh proses pergerakan jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawalan petugas guna memastikan kenyamanan, keamanan, dan keselamatan jemaah selama perjalanan,” lanjutnya.
Selain itu, dia juga menyampaikan bahwa rombongan perdana haji unik berjumlah 40 jemaah telah tiba di Tanah Suci.
"Alhamdulillah kami sampaikan pula bahwa rombongan perdana jemaah haji unik dengan jumlah 40 jemaah telah tiba di Tanah Suci. Para jemaah menggunakan penerbangan Etihad Airways EY631 dengan rute penerbangan Jakarta-Madinah,” kata dia.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·