Binti Mufarida
, Jurnalis-Jum'at, 17 Juli 2026 |21:30 WIB

Presiden Prabowo Subianto (foto: tangkapan layar)
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto berkelakar mau mengurangi anggaran pertahanan hingga kepolisian, untuk diperuntukkan menghilangkan kelaparan dan kemiskinan rakyat.
Kelakar itu disampaikan Prabowo di hadapan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam aktivitas Panen Raya TNI di Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026).
Prabowo berkeinginan menghilangkan kemiskinan dan kelaparan. Salah satu upayanya adalah melalui efisiensi anggaran nan dialihkan ke program-program terkait.
"Kita hilangkan kemiskinan dan kelaparan, apalagi kemiskinan ekstrem. Insyaallah, saudara-saudara, kita bakal irit anggaran. Kita bakal bikin efisien," kata Prabowo.
Prabowo kemudian berkelakar bahwa anggaran pertahanan dan kepolisian ikut dipangkas demi menghilangkan kelaparan dan kemiskinan.
"Bila perlu anggaran pertahanan, anggaran polisi kita kurangi untuk menghilangkan kemiskinan," kata Prabowo.
Prabowo lantas bertanya kepada jejeran TNI dan Polri apakah mereka rela jika anggaran dipotong. Menanggapi pertanyaan tersebut, Kapolri, Panglima TNI, KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, dan KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono tampak hanya tersenyum menanggapi kelakar Prabowo.
"Rela TNI? Rela polisi?" tanya Prabowo.
"Rela ya? Ikhlas? Kok ikhlas…," sambungnya.
1 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·