Acara ini juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, hingga Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra. Tampak pula sejumlah pengusaha seperti, Boy Thohir hingga Arsjad Rasjid.
Sebagai informasi, B50 merupakan produk biosolar dengan peningkatan kandungan minyak sawit nan dicampur menggunakan komparasi 50:50 dengan solar murni. Melalui penemuan ini, ketergantungan Indonesia terhadap impor solar diharapkan bisa ditekan secara signifikan.
Dengan memanfaatkan minyak kelapa sawit sebagai bahan baku utama biodiesel, Indonesia ditargetkan bisa memutus rantai ketergantungan pasokan solar dari luar negeri.
"Bulan Juli ini, berapa hari lagi kita bakal launching B50. B50 solar bakal kita olah dari kelapa sawit 50 persen. Dengan demikian, kita tidak bakal impor solar lagi dari luar negeri, saudara-saudara sekalian," ujar Prabowo.
Penggunaan B50 diproyeksikan memberikan penghematan devisa nan masif sekaligus memperkuat fondasi kemandirian daya nasional.
"Dan kita bakal menghemat banyak sekali. Saya perkirakan tiga tahun lagi, maksimal empat tahun lagi kita bakal swasembada energi. Kita tidak mau impor apa pun untuk BBM kita, untuk daya kita, saudara-saudara sekalian," tambahnya.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·