Feby Novalius
, Jurnalis-Kamis, 21 Mei 2026 |16:40 WIB

Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dinilai menjadi salah satu strategi menekan kebocoran devisa. (Foto: Okezone.com/InJourney)
JAKARTA — Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dinilai menjadi salah satu strategi menekan kebocoran devisa akibat tingginya masyarakat nan berobat ke luar negeri. Hal ini sekaligus memperkuat struktur ekonomi berbasis jasa kesehatan.
KEK Kesehatan Sanur dikembangkan sebagai area terintegrasi jasa kesehatan, wellness, dan pariwisata nan ditujukan untuk mendorong pertumbuhan medical tourism dan meningkatkan daya saing Indonesia di area Asia.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, mengatakan pengembangan KEK Kesehatan Sanur merupakan bagian dari strategi memperkuat ekonomi nasional melalui sektor pariwisata berbasis kesehatan.
“KEK Kesehatan Sanur diarahkan untuk memperkuat daya saing Indonesia di sektor health tourism serta menahan devisa nan selama ini keluar lantaran masyarakat berobat ke luar negeri,” ujar Maya Watono, Kamis (21/5/2026).
Ia menambahkan, selain menahan arus devisa keluar, KEK ini juga ditargetkan menjadi sumber devisa masuk baru melalui peningkatan kunjungan pasien mancanegara nan memerlukan jasa kesehatan di Indonesia.
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·