Kebakaran Desa Sade, PNM Bantu Nasabah Mekaar Lewati Masa Sulit

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menyalurkan support kepada penduduk terdampak kebakaran di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, kebakaran melahap ratusan rumah tradisional suku Sasak. Warga berlarian menyelamatkan diri tanpa sempat membawa barang-barang. Rumah, perangkat tenun, hasil produksi, hingga gerai kerajinan turut terbakar. Kondisi ini membikin sebagian penduduk kehilangan tempat tinggal sekaligus sumber penghasilan.

Desa Adat Sade merupakan salah satu kampung wisata budaya di Lombok. Sejumlah wanita di sana menjalankan upaya kecil, termasuk pengguna PNM Mekaar nan mengandalkan kerajinan tenun sebagai sumber pendapatan keluarga. Kebakaran membikin aktivitas upaya penduduk ikut terhenti. Kain songket dan selendang unik Sasak nan menjadi produk kerajinan pun turut terdampak akibat kebakaran.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Merespons kondisi ini, PNM kemudian menyalurkan support untuk mendukung penduduk nan terdampak. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya PNM untuk mendampingi pengguna hingga kondisi berangsur pulih.

"Kami mau memastikan bahwa ketika masyarakat sedang berada dalam situasi sulit, PNM tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga tetap berbareng mereka sampai kondisi berangsur pulih. Setelah kebutuhan darurat terpenuhi, kami bakal terus memandang kebutuhan lanjutan, termasuk gimana pengguna dapat kembali menjalankan aktivitas dan usahanya," ujar Direktur Utama PNM, Kindaris dalam keterangannya, Senin (31/8/2026).

Semangat tersebut diterapkan PNM Peduli di Desa Adat Sade dengan terlebih dulu memandang kebutuhan nan paling mendesak di lapangan. Sebelum penyaluran dilakukan, tim turun langsung untuk memastikan support nan diberikan betul-betul menjawab kebutuhan pengguna dan masyarakat terdampak, bukan sekadar mengirimkan paket support umum.

PNM Peduli menyalurkan support ke Desa Adat Sade dengan terlebih dulu memetakan kebutuhan penduduk terdampak. Tim PNM turun langsung ke lapangan untuk memastikan support nan diberikan sesuai dengan kondisi pengguna dan masyarakat.

Dari pemetaan tersebut, perlengkapan rumah tangga menjadi salah satu kebutuhan utama. Hampir seluruh peralatan untuk memasak, makan, minum, dan aktivitas sehari-hari ikut musnah berbareng rumah nan terbakar.

Bagi penduduk nan kehilangan nyaris seluruh isi rumah, perlengkapan tersebut menjadi kebutuhan krusial untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari. Bantuan itu juga menjadi langkah awal pemulihan setelah kebakaran.

Kehadiran PNM Peduli di Desa Adat Sade merupakan respons terhadap kondisi pengguna terdampak dilakukan dengan sigap sekaligus mempertimbangkan kebutuhan nyata di lapangan. PNM Peduli menyalurkan support kurang dari satu minggu setelah kebakaran terjadi. Bantuan diberikan langsung kepada penduduk terdampak berasas kebutuhan nan ditemukan di lapangan.

(akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News
↑