Kasus Dugaan Kekerasan Dipicu Kembang Api, Pelapor Dipanggil Polisi

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Amanda Andono memenuhi panggilan interogator Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan mengenai laporan dugaan kekerasan nan dialaminya saat mendatangi letak aktivitas keagamaan di area Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Pemeriksaan berjalan pada Jumat (16/10/2026).

Laporan Amanda teregistrasi dengan nomor STTLP/B/7547/X/2026/SPKT/POLDA METRO JAYA.

Pemanggilan tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan nan dibuat Amanda. Dalam pemeriksaan itu, dia diminta menjelaskan secara terperinci kronologi kejadian nan dialaminya.

"Saya memberikan keterangan lebih ke perincian kronologis kejadiannya. Lalu, secara perincian di situ dari awal gimana ada suaranya sampai saya pulang ke rumah," jelas Amanda kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/10/2026).

Amanda menceritakan kejadian tersebut, mulai dari bunyi kembang api nan terdengar sekitar pukul 00.30 WIB, kedatangannya ke letak nan kemudian disusul anaknya, hingga dugaan kekerasan nan dialaminya sebelum akhirnya pulang.

Dia juga menyampaikan bahwa hasil visum terhadap dirinya dan sang anak telah diserahkan oleh tim medis langsung kepada penyidik. Amanda mengaku tidak mengetahui secara pasti isi hasil visum tersebut.

Menurut Amanda, interogator sempat mengusulkan sejumlah pertanyaan untuk mengonfirmasi keterangan mengenai hasil visum.

"Jadi saya tidak tahu hasilnya. Cuma, tadi mereka terlihat memastikan hasil visum ini. Sepertinya ditanya lagi, apakah betul ini, apakah betul ini," ungkap Amanda.

Hingga saat ini, Amanda menyebut belum kembali berkomunikasi dengan pihak penyelenggara acara. Dia berambisi kejadian serupa tidak terulang, terutama pada awal hari.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita
↑