Jakarta, CNBC Indonesia - Korban tewas dalam kecelakaan kapal feri di Danau Kariba, Zimbabwe, bertambah menjadi 72 orang setelah 26 jenazah kembali ditemukan dalam operasi pencarian dan pemindahan pada Sabtu (15/8/2026) waktu setempat.
Kapal tersebut terbalik pada Selasa setelah berangkat dari pelabuhan kota Kariba dengan membawa sekitar 153 orang. Jumlah tersebut jauh melampaui kapabilitas resmi kapal nan hanya diperbolehkan mengangkut 90 penumpang.
Menurut laporan lembaga penyiaran pemerintah Zimbabwe, ZBC, sebagaimana dikutip Al Jazeera, di antara korban tewas terdapat sedikitnya 18 anak-anak. Sebanyak 16 di antaranya berumur di bawah 10 tahun.
Beberapa korban termuda nan telah diidentifikasi adalah Wendy Ndandarika nan baru berumur satu tahun, serta McDonald Nyasha Gumpo dan Hailly Tauro nan masing-masing berumur 14 bulan, berasas laporan media lokal.
Kapten kapal, Sign Patsikadova, 59 tahun, juga termasuk dalam daftar korban tewas nan telah dikonfirmasi.
Operasi pencarian dan pemindahan tetap berjalan pada Sabtu dengan melibatkan penyelam kepolisian, personel militer, serta nelayan setempat.
Otoritas mengatakan sebanyak 77 orang sukses diselamatkan tidak lama setelah kapal terbalik. Banyak dari mereka terlebih dulu dibawa ke sebuah pulau di dekat letak kejadian sebelum dipindahkan ke akomodasi kesehatan di Kota Kariba.
Kesaksian para penyintas memberikan gambaran mengenai kondisi sebelum kapal terbalik.
Mereka mengatakan angin kencang menyebabkan gelombang menjadi tinggi dan berombak. Air kemudian masuk ke dalam kapal tidak lama setelah kapal meninggalkan pelabuhan.
Para penumpang disebut sempat meminta operator kapal untuk kembali ke tepian dan menjauh dari perairan terbuka. Namun, kapal tetap melanjutkan perjalanan ke tengah waduk sebelum akhirnya terguling.
Adapun besarnya jumlah korban membikin sejumlah family kehilangan lebih dari satu personil keluarganya dalam kecelakaan tersebut.
Pemerintah Zimbabwe telah menetapkan kejadian ini sebagai musibah nasional. Sejumlah lembaga kesejahteraan juga dikerahkan untuk menyalurkan makanan kepada rumah tangga nan terdampak.
Danau Kariba merupakan waduk buatan manusia terbesar di bumi berasas volume. Kecelakaan di waduk tersebut relatif jarang terjadi. Danau ini berada di perbatasan Zimbabwe dan Zambia, sekitar 300 kilometer lebih alias 186 mil sebelah timur laut ibu kota Zimbabwe, Harare.
(luc/luc)
[Gambas:Video CNBC]
47 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·