Anggie Ariesta
, Jurnalis-Kamis, 05 Februari 2026 |12:25 WIB

Jumlah Orang Miskin di RI Turun Jadi 23,36 Juta Penduduk di 2025 (Foto: Freepik)
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan profil kemiskinan Indonesia periode September 2025 menunjukkan tren positif. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengungkapkan, tingkat kemiskinan nasional sukses ditekan hingga ke level 8,25 persen, turun 0,22 persen poin dibandingkan Maret 2025.
Penurunan ini setara dengan berkurangnya jumlah masyarakat miskin sebanyak 490 ribu orang, sehingga total masyarakat miskin per September 2025 tercatat sebesar 23,36 juta orang.
Garis Kemiskinan
Amalia menjelaskan, Garis Kemiskinan (GK) pada September 2025 mengalami kenaikan 5,30 persen dari posisi Maret 2025. Namun, dia menekankan pentingnya menerjemahkan nomor per kapita tersebut ke dalam konteks pengeluaran riil sebuah keluarga.
Mengingat rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia mempunyai 4,76 personil keluarga, BPS menetapkan periode pemisah pengeluaran bulanan nan lebih konkret.
"Garis kemiskinan per kapita perlu diterjemahkan menjadi garis kemiskinan per rumah tangga dan oleh karena itu pada September 2025 secara rata-rata satu rumah tangga miskin di Indonesia terdapat 4,76 personil family sehingga garis kemiskinan per rumah tangga miskin adalah sebesar 3.053.269 per bulan," kata Amalia dalam Rilis Berita Resmi Statistik BPS, Jakarta, Kamis (5/2/2026).
Amalia juga mengingatkan bahwa nomor ini merupakan rata-rata nasional nan berkarakter dinamis.
"Setiap provinsi juga mempunyai garis kemiskinan nan berbeda-beda berjuntai pada tingkat nilai dan komoditas nan dikonsumsi di wilayah tersebut bakal lebih tepat jika kita lihat dalam konteks bulanan bukan dalam konteks harian," tambahnya.
5 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·